alexametrics
Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020

Didukung Bank Pemerintah, Saham Bukopin Naik 13,58 Persen

JAKARTA-Saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) langsung naik 13,58 persen karena dapat support bank pemerintah. “Ini didorong sentimen positif dukungan dari bank plat merah serta rencana penawaran umum terbatas (PUT) atau rights issue V, ” kata Direktur Operasi & TI Bank Bukopin Adhi Brahmantya.

 

Saham Bukopin ditutup pada level Rp 184, naik 13,58 persen dibandingkan akhir pekan lalu. Saham BBKP sempat menyentuh level tertinggi Rp 188 dan terendah di Rp 163. Investor asing tercatat mengoleksi saham dari emiten yang dikendalikan oleh PT Bosowa Corporindo ini.

 

Tercatat aksi beli bersih investor asing mencapai Rp 473,03 juta. Sementara total nilai transaksi mencapai Rp 52,91 miliar. “Nilai transaksi ini tergolong rekor dibandingkan dengan rata-rata transaksi beberapa bulan terakhir,” terangnya.

 

Sebelumnya Manajemen Bank Bukopin berinisiatif  meminta dukungan technical assistance dari bank plat merah. Khususnya ke bank yang dikenal sangat baik dalam bidang treasury management. Bank Bukopin dan BNI telah sepakat bekerja sama dalam pemberian technical assistance dalam bidang treasury management. “Dengan asistensi ini Bank Bukopin diharapkan dapat lebih efektif dan optimal dalam mengelola likuiditas di tengah situasi perbankan menghadapi pandemik Covid-19,” tambahnya.

 

Menurutnya sebagai salah satu Bank milik negara, BNI telah memiliki pengalaman dan kemampuan yang mumpuni. Termasuk telah terbukti berhasil mengatasi berbagai situasi ekonomi. Sehingga diyakini akan dapat meningkatkan kemampuan Bank Bukopin dalam menghadapi situasi yang terjadi akhir-akhir ini.

 

Ia mengatakan, kerjasama technical assistance di bidang treasury management berupa antara lain pelatihan SDM, penyusunan kebijakan perusahaan, konsultansi dan advisory. “Diharapkan ini menjadi langkah positif dalam mengembangkan bisnis Bank Bukopin,” tuturnya.

 

Pada kuartal I-2020 Bukopin meraih laba bersih Rp 53,70 miliar, turun dibandingkan setahun sebelumnya Rp 54,83 miliar. Sementara itu, kredit yang disalurkan perseroan secara tumbuh sebesar 2,4 persen (year- to-date) menjadi Rp71,2 triliun dengan posisi Dana Pihak Ketiga sebesar Rp 77,89 triliun.

 

Dari sisi kualitas kredit, perseroan berhasil meningkatkan kualitas aset dengan posisi NPL (net) turun ke 3,40 persen, membaik dibandingkan 4,45 persen pada Desember 2019. “Secara keseluruhan, hingga triwulan I/2020 Bank Bukopin berhasil menjaga posisi aset pada angka Rp 100,80 triliun,” ujarnya.

 

Saat ini komposisi pemegang saham Bank Bukopin, masih terdapat Negara Republik Indonesia dengan kepemilikan 8,9 persen. Langkah strategis ini diharapkan dapat mendukung Bank Bukopin dalam mengelola fungsi treasury management dan pengembangan bisnis ke depannya. Dengan dukungan negara RI sebagai salah satu pemegang saham dan bank plat merah ini akan mendorong kinerja. “Kami harapkan nasabah tetap dapat mempercayakan berbagai kebutuhan layanan jasa keuangannya pada Bukopin,” kata dia. (nur/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mataram Aktifkan Jam Malam, Lampu Jalan Dipadamkan

Pemkot Mataram kembali menerapkan aturan jam malam. Warga dilarang berkumpul di ruang publik di atas jam 10 malam. ”Sudah kita berlakukan lagi mulai pertengahan minggu ini,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Berpolitik Praktis Tiga PNS Mataram Dapat Sanksi

Tiga ASN/PNS Pemkot Mataram mendapat sanksi dari pejabat pembina kepegawaian (PPK). ”Sudah kita lakukan. Ada sekitar tiga dari enam orang yang pernah diklarifikasi Bawaslu,” kata Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito

Dewan Mataram Sorot Kualitas Makanan untuk Pasien Korona

Pansus pengawasan covid DPRD Kota Mataram mengkritisi penanganan pasien di Wisma Nusantara (Wisnu). ”Pas kunjungan ke sana, kita tanyakan beberapa hal. Salah satunya soal makanan,” kata Ketua Pansus Abdurrachman,

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks