alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

CFD Masih Ditiadakan, PKL Udayana Kelimpungan

MATARAM–Sudah berbulan-bulan Car Free Day (CFD) di Udayana ditiadakan. Padahal keberadaannya sekali sepekan mampu mendongkrak omzet PKL di sana.

”Sampai saat ini, PKL Udayana belum pulih perekonomiannya,” kata Syahidin, ketua Asosiasi Pedagang Kali Lima (Apkli) soal kondisi terkini anggotanya, Minggu (8/11/2020).

Dijelaskan, kendati hanya sekali sepekan, dan beberapa jam saja, CFD memberi banyak manfaat. Pemilik lapak kuliner ketiban untung. Pelapak mainan anak hingga pakaian, bahkan pedagang dadakan juga mendapat limpahan pemasukan. ”Pasti banyak yang bisa berjualan. Inilah menjadi harapan pemasukan para pedagang kita,” ujarnya.

Sudah lebih dari delapan bulan PKL Udayana hanya mendapat pemasukan seadanya. Syahidin berharap, CFD dapat segera dihidupkan lagi.

Mencegah penyebaran Korona, pihaknya berjanji mengimbau anggotanya untuk tetap mematuhi seluruh protokol kesehatan. ”Bahkan jika boleh, ada tim satgas penanganan Covid-19 hingga polisi yang berjaga untuk memastikan dan menghindari kerumumunan di satu titik,” jelasnya.

Ia mencontohkan, aturan jam malam yang diberlakukan hingga kini terus dipatuhi para PKL. Mereka beradaptasi dengan memanfaatkan waktu yang diberikan, termasuk mencegah keramaian.

Perlahan pemasukan PKL yang berjualan malam membaik, meski waktu berjualan terbatas. ”Terpenting bisa tetap berjualan saja,” tambahnya.

Terpisah, Mardianti salah satu pemilik lapak kuliner di Udayana mengungkapkan keluh kesahnya. Dengan ketiadaan CFD, dia hanya bisa mengandalkan pemasukan rutin harian. Itupun jauh berkurang karena pandemi membuat pengunjung menurun.

Ketiadaan CFD juga membuatnya yang biasa mengadakan usaha tambahan mati suri. Dulunya, saat CFD, sang suami menghadirkan kolam pancing anak-anak. ”Sekarang ya hanya bergantung dengan jualan sate dan rujak saja,” katanya.

Dulu, ia bisa menjual minimal 10 porsi sate bulayak dalam sehari. Keuntungannya bisa Rp 200-300 ribu per hari. Belum ditambah jumlah porsi saat CFD, yang bisa meningkat dua kali lipat. ”Sekarang hanya laku beberapa. Alhamdulillah saat sore banyak yang nongkrong dan jalan-jalan. Jadi terbantu dari situ saja,” jelasnya. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” jelas Syafii.

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks