alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Berdayakan UMKM Lokal, Bappeda NTB Tunggu Pergub

MATARAM–Pergub Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga kini belum rampung. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB masih menunggu kelanjutan masukan dan revisi dari gubernur. ”Sampai hari ini (kemarin,Red) kita belum terima. Jika sudah ada, akan langsung kita jadikan landasan dalam memberdayakan UKM/IKM,” kata Kepala Bappeda NTB Amry Rakhman, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2020).

 

Dijelaskan, pergub ini memiliki empat poin target pencapaian. Diantaranya bantuan alat produksi, penguatan teknologi dan SDM. Juga penguatan pasar atau jaringan distribusi, pemberian modal awal serta aplikasi pasar online. Nantinya pemprov akan melakukan peningkatan kapasitas teknis, manajerial, kewirausahaan, keuangan dan kelembagaan para pelaku UKM. ”Dengan kapasitas yang meningkat, mereka bisa memiliki pondasi untuk berkembang dan lebih mandiri pada dunia usahanya,” ujarnya.

 

Terkait pasar, pergub menyebut agar perusahaan dan instansi menggunakan produk lokal hasil karya UKM. Hal ini sebagai bentuk implementasi tema bela dan beli produk lokal yang digaungkan. ”Kalau bela, kita tingkatkan kapasitas mereka. Kalau beli, kita akan siapkan pasarnya,” katanya.

 

”Hal ini bukan untuk menutup jaringan atau kerjasama dengan pihak luar. Namun kita mencoba untuk bagaimana memenuhi kebutuhan dengan produk-produk milik lokal,” tambahnya.

 

Sebagai penerapan awal, pihaknya akan menyosialisasikan kepada para pemangku kepentingan tentang kebijakan yang ada dalam pergub. ”Sehingga nanti pemda, melalui tim pemberdayaan UMKM, mereka tahu bagaimana fungsi dan perannya nantinya,” ujarnya.

 

Ia berharap pertumbuhan ekonomi akan melaju positif seiring upaya tersebut. ”Dalam pergub ini kita atur landasan hukumnya untuk menggerakkan perekonomian mereka. Sehingga kesempatan kerja terbuka, jumlah pengangguran dan kemiskinan juga menurun,” ujarnya.

 

Plt Dinas Koperasi Perindustrian dan UKM Kota Mataram I Gusti Yuliani mengapresiasi seluruh perencanaan dalam pergub ini. ”Kebijakan apa pun itu yang dikeluarkan pemerintah daerah, asalkan bertujuan untuk menyejahterakan UKM, akan kami dukung seluruhnya,” katanya saat ditemui Rabu (8/7/2020) lalu. (eka/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks