alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

20 TDC Sudah Jalan, GNE Ingin Tambah 480 Lagi

MATARAM–BUMD PT Gerbang NTB Emas (GNE) menggalakkan program Trade and Distribution Centre (TDC) Desa. Sulthon Muhammad, pencetus Mahadesa mengatakan, sedang dalam proses pendataan warga sebagai target pasar tambahan TDC di sejumlah desa.

”20 TDC sudah berjalan. Saat ini dalam proses menyelesaikan 480 desa tersisa. Salah satu langkah awalnya dengan melakukan pendataan kepada para warga desa,” katanya, Rabu (9/9/2020).

Pihaknya juga sedang memberikan  pelatihan untuk para agen juga pengelola. Setelahnya, barulah dilakukan survei kebutuhan warga. Jika kebutuhan sudah diketahui, tentu memudahkan aktivitas ekonomi dan jual beli produk. ”Pasar sudah siap, kebutuhan sudah diketahui, barulah TDC baru juga siap beroperasi,” ujarnya.

Hal ini juga untuk meminimalisir risiko kerugian. Karena barang yang tersedia hanya barang yang dibutuhkan sesuai jawaban pada survei tersebut.

Sebagai pilot project program ini, TDC Kuripan Utara sudah mendulang omzet lebih dari Rp 100.000.000 setiap bulannya.  BUMDes akan dapat keuntungan 70 persen. Ia berharap, hal serupa bisa menjadi contoh penerapan TDC di kawasan lainnya. ”Semua transaksi, data kebutuhan warga, pemesanan melalui sistem disambungkan ke distributor. Sampai ke tangan warganya sudah tersistem. Sehingga tidak ada yang kecolongan,” ujarnya.

Untuk pengangkutan dan pendistribusian kebutuhan, pihaknya menargetkan 1.000 kendaraan listrik dapat terealisasi hingga akhir 2020 nanti. Dengan harga kendaraan listrik buatan NTB Rp 50.000.000 per unit.

”Nantinya, satu TDC akan memiliki satu unit mobil listrik. Saat ini baru ada sekitar 45 unit dan akan terus bertambah sesuai target,” ujarnya yakin.

Terpisah, Ketua Bumdes Kuripan Utara Ahyar Rasidin mengungkapkan, kehadiran TDC perlahan memberikan perubahan pada aktivitas ekonomi di desanya. Harga murah menjadi poin utama. ”Barangnya langsung disuplai dari distributor. Sehingga harga yang ditawarkan jauh lebih murah. Plus produk UKM desa kami bisa dijual di sini untuk meningkatkan pemasaran dan produksinya,” ujarnya. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks