alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Sekda Soroti LSGS Tak Sesuai Harapan

MATARAM-Lombok Sumbawa Great Sale (LSGS) 2019 resmi ditutup, Sabtu malam (9/3). Kali ini, agenda tahunan itu dinilai belum berpengaruh signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke NTB.

Sekda NTB H Rosiady Sayuti menegaskan LSGS 2019 belum sepenuhnya sesuai harapan. Indikatornya, masih banyak kegiatan MICE yang belum bisa ditarik ke NTB. Hal itu juga terlihat dari tingkat hunian hotel yang tidak terlalu sepanjang perhelatan LSGS. ”LSGS ini perlu upaya lebih keras di tahun berikutnya,” kata Rosiady.

Dia juga menyoroti agenda yang berlangsung satu bulan saja. ”Kalau bisa jangan satu bulan saja, bisa dikreasikan. Misalkan saja dilakukan setelah Ramadan, dimana kala itu okupansi hotel sedang menurun,” jelas dia.

Dia berharap dengan pengalaman kali ini, dimasa mendatang perencanaan lebih lebih baik lagi. ”Harus ada evaluasi untuk event LSGS 2019 ini,” tutupnya.

Terkait itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB Lalu Moh Faozal mengatakan perhelatan LSGS 2019 cukup baik. Ini terkait nilai total transaksi selama kegiatan. ”Total transaksi LSGS mencapai Rp 10,5 miliar,” jelasnya, membandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatatkan transaksi Rp 7 miliar saja.

Artinya transaksi LSGS tahun ini meningkat. Tak hanya transaksi, jumlah tenan yang terlibat pun meningkat. Yakni lebih dari 120 tenant, yang terdiri dari hotel, restoran, pusat kerajinan, dan sebagainya. ”Melalui rekaman yang kita lakukan, ada peningkatan hampir 25 persen dibanding LSGS tahun lalu,” kata dia.

Berbeda data dengan sekda, Faozal juga menilai okupansi hotel dan kegiatan belanja selama LSGS berlangsung kembali bergairah, meskipun tidak terlalu menonjol.

Terpisah, Ketua Harian PHRI NTB I Gusti Lanang Patra menjelaskan, LSGS 2019 hanya meningkatkan okupansi sebesar 11,5 persen. Ini dinilainya masih jauh dari harapan. Apalagi, okupansi hotel-hotel dan resort di NTB sedang menurun pascagempa 2018 lalu. (tea/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks