alexametrics
Kamis, 13 Agustus 2020
Kamis, 13 Agustus 2020

New Normal, Disiplin Kunci Sukses Persiapan Persalinan

MATARAM- – Kehamilan merupakan anugerah. Karenanya, persiapan hingga menghadapi proses persalinan dipersiapkan sebaik mungkin. Dalam prosesnya, kunci disiplin bagi pasangan yang akan memiliki bayi merupakan hal mutlak, terutama di periode new normal Pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Siloam Hospitals Mataram, dr. IGM Punarbawa, Jumat (10/07) di Mataram.

“Rentannya kondisi tubuh ibu hamil akibat turunnya sistem imun tubuh karena adanya perubahan, yaitu adanya janin bayi, merupakan satu hal agar disiplin dalam menjalankan proses kehamilan dan persiapan persalinan,” ujar dr. IGM Punarbawa, dalam Webinar talk health “Pada Masa Covid-19” yang diselenggarakan manajemen Siloam Hospitals Mataram.

Menurutnya tiga hal dalam menjalankan kedisiplinan pada periode kehamilan mencakup asupan nutrisi istirahat yang lebih banyak dan selalu jaga kesehatan.

“Kenapa tiga hal ini saya tekankan, karena faktor adaptasi pada masa new normal. Dengan asupan nutrisi dan istirahat yang cukup, pertumbuhan janin tetap terjaga. Adapun jaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan merupakan hal mutlak”, imbuh Purnabawa mengingatkan.

Didalam kesempatan berikutnya pada materi Rapid Test pun PCR, dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Siloam Hospitals Mataram ini pun tidak mengharuskan ibu hamil melakukan tapid test saat menjalani kehamilan, kecuali jika ibu hamil mengalami sejumlah gejala terpapar virus corona.

“Jika tidak ada gejala terpapar virus atau ada riwayat bepegian jauh dan kontak dengan pasien Covid, saya kira tidak perlu ibu hamil melakukan Rapid Test atau PCR.  Namun saat akan menghadapi proses persalinan, saya mewajibkan adanya Rapid Test atau Rontgen dada, karena akan ada bayi yang lahir”, sebut Purnabawa.

Dalam bincang Kesehatan tersebut, diulas pula terkait peluang terpaparnya virus corona saat kehamilan. Menurut Purnabawa, kecil kemungkinannya bayi dalam kandungan tertular virus corona apabila sang ibu merupakan pasien Covid. “Kecuali akan tertular jika calon bayi masih didalam rahim dan dapat tertular melalui plasenta”, pungkasnya mengingatkan.

Diakhir Webinar, dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Siloam Hospitals Mataram, dr. IGM Punarbawa, Sp.OG (K), kembali mengingatkan akan pentingnya melakukan pencegahan guna ibu hamil tidak terpapar virus, yaitu dengan melakukan disiplin disetiap fase kehamilan dengan menerapkan protokol kesehatan cegah pandemi Covid-19.(*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks