alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Pemerintah Subsidi Karyawan Swasta, Usaha Ritel Diprediksi Terdampak

MATARAM–Rencana pemerintah pusat memberikan subsidi gaji bagi pekerja yang pendapatannya kurang dari Rp 5.000.000, diapresiasi Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) NTB. Menurut Abdul Azis Bagis, ketua Aprindo, upaya ini secara tak langsung baik untuk usaha ritel. Terutama yang bergerak dalam penjualan bahan pokok atau sembako.

”Subsidi ini berpotensi meningkatkan daya beli atau konsumsi masyarakat terhadap kebutuhan pokoknya. Namun untuk ritel di luar bidang ini, seperti elektronik, baju dan barang sekunder lainnya, tidak banyak atau bahkan tidak berpengaruh apa pun,” katanya, kepada Lombok Post, Selasa (11/8/2020).

Kenaikan omzet peritel sembako diperkirakan bisa naik 10-20 persen, atau sekitar Rp 2.000.000 hingga Rp 3.000.000 dalam sehari.

”Jika seluruh penerima mampu membelanjakan dana Rp 600.000 tadi, tentu menjadi batu loncatan bagi perekonomian para peritel nantinya,” ujarnya.

Meski begitu, ia merasa perlu ada upaya pemerataan untuk memberikan peluang kepada seluruh bidang ritel. Dijelaskan, terdapat tiga jenis ritel di Indonesia. Ritel tradisional, ritel modern non-jejaring tingkat lokal, serta ritel modern berjaring nasional dan Internasional.

”Perlu ada regulasi khusus. Tujuannya, menyeimbangkan dan menyamaratakan semua kalangan peritel. Sekaligus agar ritel tradisional dan lokal bisa bertahan,” katanya.

Sarannya, masyarakat menggunakan dana stimulus untuk berbelanja sembako di ritel tradisional maupun ritel modern lokal. Dengannya ekonomi daerah diyakini akan menggeliat.

Ia juga berharap pemerintah menggandeng Aprindo untuk pengisian paket sembako JPS Gemilang berikutnya. ”Kami punya sembako yang dibutuhkan, juga data-data retailnya. Dari segi harga pun relatif sama. ini bisa jadi salah satu cara menghidupkan usahanya. Karena sejauh ini belum banyak orderan besar untuk mereka,” katanya.

Tri Sekar, pemilik retail tradisional di Pasar Bertais menuturkan, sejak empat bulan terakhir belum ada peningkatan yang signifikan pada pendapatannya.

”Memang tidak pernah kosong pembeli, tapi belum bisa dikatakan normal seperti sebelum adanya Korona,” katanya.

Dia turut mendukung stimulus untuk menggairahkan ekonomi. ”Kalau uangnya dipakai benar-benar untuk membeli kebutuhan, ya bagus. Karena bisa membantu usaha kami juga,” imbuhnya. (eka/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks