alexametrics
Jumat, 4 Desember 2020
Jumat, 4 Desember 2020

Pemda Diminta Manfaatkan Sisa APBD untuk Pemberdayaan UMKM

MATARAM-Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB Heru Saptaji menilai sektor belanja pemerintah member sumbangsih tak sedikit. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) diyakini bisa menjadi stimulan bagi pergerakan ekonomi di lapangan untuk berbagai sektor.

”Ruang untuk melakukan ekspansi belanja pemerintah daerah dari APBD masih cukup besar untuk dilakukan hingga akhir tahun mendatang,” katanya.

Terpisah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB H Ridwan Syah mengatakan, dana APBD yang tersisa kini fokus melanjutkan stimulus ekonomi yang telah dilakukan. Yakni terkait pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Salah satunya, memperkuat 4.673 UMKM yang telah dibina melalui program JPS Gemilang. Termasuk membantu kelembagaannya dengan memfasilitasi segala jenis perizinan.

Ada pula bantuan permodalan, dan terakhir bantuan peralatan produksi. Dengannya diharapkan produksi UMKM lokal bisa lebih masif, menekan biaya produksi, dan terjangkau. Sehingga mampu bersaing dengan produk luar.

”Karena persoalan selama ini, UMKM kita susah bersaing karena terkendala izin kelembagaan, juga kesulitan pemasaran karena peralatan yang tidak memadai sehingga berpengaruh pada kapasitas produksi,” katanya.

Upaya ini diimbangi regulasi yang mengatur keberpihakan terhadap UMKM. Kini tengah digencarkan bela-beli produk lokal. Contohnya bantuan mesin sederhana buatan UMKM yang dibeli pemerintah untuk dibagikan kepada masyarakat. Tak lupa sertifikasi alat dengan dipasarkan mellaui katalog lokal.

”Jika dibeli pemda, UMKM produsen alat bisa hidup dan dananya pun jelas diterima siapa,” imbuh Ridwan.

Ia menyebut, dana yang akan digelontorkan pun mencapai Rp 50 miliar lebih untuk puluhan ribu mesin yang akan dibagikan. Dari sini UMKM bisa kerja dengan peningkatan produksi dengan pasar yang sudah pasti.

”Ada evaluasi juga nantinya. Jika hasilnya positif, maka akan berlanjut sebagai alokasi anggaran tahun 2021,” katanya.

Selain mengadalkan UMKM, pemprov juga gencar menarik investasi. Dampak positif semakin banyaknya investasi yang masuk, industrialisasi pun semakin gencar. Ia meyakini, pemanfaatan APBD yang terbatas dengan kebijakan ini mampu menggerakkan ekonomi untuk hasil positif di kuartal IV mendatang.

”Kombinasi pemberdayaan UMKM, gencarkan investasi, ditambah kegiatan ekonomi membaik disertai industrialisasi, kami yakin ekonomi NTB bisa makin positif,” tutupnya. (eka/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Masukkan Program Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah

Program-program yang dicetuskan pasangan nomor urut 1, H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum) selalu bikin takjub. Salah satunya, memasukkan Mitigasi Bencana dalam kurikulum sekolah.

Industri Kreatif, Solusi Muda Hadirkan Lapangan Kerja

Debat publik putaran ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram telah selesai digelar. Pasangan HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda tampil maksimal dalam debat pamungkas.

Percepat Pemulihan Ekonomi, HARUM Prioritaskan Penggunaan Produk Lokal

Pandemi Covid 19 telah membuat perekonomian di Kota Mataram melambat. Sejumlah sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian Mataram mengalami penurunan cukup signifikan.

Kampus Kemungkinan Dibuka Pertengahan Januari

Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada semester genap tersebut, perkuliahan akan menerapkan hybrid learning. Yaitu, kombinasi antara tatap muka dan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Lagi Kader PDIP Ditangkap KPK, Kali ini Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo, Kamis (3/12). Tim penindakan KPK mengamankan Kader PDI Perjuangantersebut  sekitar pukul 13.00 WIB.

Survei Indikator, Pathul-Nursiah Unggul di Pilbup Loteng

Hasil survei Indikator sejak 25-29 November lalu menempatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati HL Pathul Bahri-HM Nursiah unggul telak dengan perolehan 45,9 persen. Terpaut jauh dari pasangan di posisi kedua.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks