alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Marak, Transaksi Dolar di Pulau Moyo

MATARAM-Transaksi pembiayaan di wilayah Indonesia wajib menggunakan rupiah. Dasar hukumnya tertera pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009 Tentang Mata Uang. Tetapi, yang terjadi di kawasan Pulau Moyo masih marak transaksi pembiayaan menggunakan dolar.

Kepala Desa Labuhan Aji Suhardi mengatakan, Pulau Moyo memang menjadi sasaran wisatawan asing. Spot wisata yang indah dan nyaman membuat para wisatawan jatuh hati. Setiap tahun dicatat ada sekitar 1.000 lebih lebih wisatawan asing yang menginjakkan kaki di pulau kecil bagian utara Pulau Sumbawa itu. Itu berdampak pada transaksi pembiaayan yang terkadang masih menggunakan dolar.

”Tidak bisa kita pungkiri kalau disini masih banyak transaksi menggunakan dolar,” katanya, kemarin (13/3).

Itu juga dipengaruhi tidak adanya fasilitas pertukaran uang. Mau tidak mau, masyarakat harus menerima transaksi yang dilakukan wisatawan. ”Belanjanya pakai dolar,” jelas dia.

Fasilitas pertukaran uang hanya ada di Aman Wana. Tetapi pertukaran uangnya hanya diperuntukkan kepada para tamunya saja. ”Seharusnya masyarakat diberikan kesempatan untuk membuka usaha money changer,” pintanya.

Ia tak bisa melarang warganya yang melakukan transaksi menggunakan dolar. Mengingat, warga juga ditekan supaya tak mencekik harga. ”Kalau ada transaksi dolar, semua tetap dihargakan berdasarkan kurs pertukaran mata uang. Kalau dolar harganya Rp 15 ribu, kita tetapkan jumlah seperti itu,” tuturnya.

Transaksi menggunakan dolar dijelaskannya juga menguntungkan warga. Apalagi kembalian atas kelebihannya kerap tidak dihitung. ”Kalau mereka bayar 20 dolar, wisatawan tak mau mengambil kembaliannya. Padahal, kita mengembalikan sisa pembayarannya menggunakan kurs rupiah,” katanya.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB Bidang Pembiayaan Ocky Ganesia mengatakan. Pemerintah melarang masyarakat bertransaksi menggunakan mata uang lain di wilayah Indonesia. Wisatawan asing yang bertransaksi, sesuai aturan wajib menukarkan mata uang itu kedalam rupiah terlebih dahulu. ”Itu wajib,” tegas Ocky.

Khusus di Pulau Moyo keberadaan bank memang belum terlihat. Sehingga beberapa transaksi tak terkontrol. ”Kalau memang ada, kami akan meminimalisir,” ujar dia.

Melalui kegiatan Ekspedisi Laskar Nusa 2019, mereka melakukan sosialisasi terkait penggunaan mata uang rupiah. ”Kita edukasi masyarakat supaya mempertahankan kegiatan transaksi menggunakan rupiah,” jelasnya.

Disisi lain, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk membuka kegaiatan usaha valuta asing (KUVA). Tetapi, harus mengurus izinnya di Bank Indonesia. ”Urus izinnya bisa langsung ke kami,” tandas dia. (tea/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks