alexametrics
Rabu, 25 November 2020
Rabu, 25 November 2020

Lombok Phonegraphy-Telkomsel Gelar Lomba Foto

MATARAM–Di masa pandemi seperti sekarang tidak menyurutkan semangat para pemuda di komunitas Lombok Phonegraphy untuk terus berkarya menghasilkan foto dengan karya seni tinggi menggunakan kamera ponsel. Selaras dengan jargon mereka “fitur minimal”, karya maksimal para anggota kerap kali dibagikan melalui karya di media sosial.

 

Belum lama ini komunitas yang diinisiasi oleh para pecinta fotografi ini mengadakan lomba foto bertemakan “Berkarya Tanpa Batas” berkolaborasi dengan Telkomsel yang diselenggarakan secara digital melalui media sosial instagram.

 

Ketua Komunitas Lombok Phonegraphy, Adi Teci berharap dengan diselenggarakannya lomba foto digital ini dapat menambah semangat berkarya para anggota komunitas. Kolaborasi dengan Telkomsel sekaligus menjadi rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut hari jadi komunitas Lombok Phonegraphy ke-5 yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2020 mendatang.

 

“Lomba ini juga membuat teman-teman di Lombok Phonegraphy jadi ada kegiatan yang bermanfaat. Karena selama pandemi kegiatan komunitas menjadi terbatas. Tapi kami tidak ingin membatasi karya mereka,” kata Adi.

 

Menurut Adi, adanya kolaborasi ini sangat menguntungkan bagi anggota komunitas dimana sebagian besar merupakan pengguna aktif provider telepon seluler dengan sinyal paling kuat di hampir seluruh penjuru Nusa Tenggara Barat ini. sinyal kuat Telkomsel sangat membantu kegiatan komunitas yang sebagian besar mendokumentasikan karyanya dengan memposting di media sosial.

 

“Bisa dibilang ini menjadi kebutuhan pokok bagi kami. Apalagi di sebuah komunitas seperti kami yang basisnya online sangat dibutuhkan sinyal yang kuat. Kita juga kebanyakan dokumentasi di Instagram yang membutuhkan banyak sekali kuota,” Ujarnya.

 

Namun Adi menambahkan, dengan adanya kartu perdana internet #UnlimitedMax dari Telkomsel dirinya dan para anggota tak lagi khawatir kehabisan kuota. Kartu perdana internet #UnlimitedMax memberikan akses tanpa batas untuk media sosial seperti Instagram, Facebook, Streaming di Youtube dan jejaring sosial lainnya dengan harga yang terjangkau.

 

Selain berkegiatan melalui jejaring sosial, komunitas Lombok Phonegraphy kerap kali berkegiatan di luar ruangan bersama komunitas penggiat lingkungan di Lombok. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian komunitas akan lingkungan sekitarnya. Kegiatan positif tersebut tentunya didokumentasikan melalui foto dan video kemudian diunggah ke jejaring sosial media komunitas untuk menggerakkan hati para pengguna sosial media lainnya agar bersama-sama turut menjaga lingkungan selama berkegiatan di luar ruangan terlebih lagi jika berada di tempat umum dan tempat wisata.

 

“Jadi kita menggunakan jejaring sosial media tidak hanya untuk sharing foto hasil karya kita saja. Tapi sharing kegiatan positif juga biar yang lainnya ikut tergerak melakukan kegiatan positif itu juga,” pungkas Adi. (nur/r10)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

XL Axiata Raih Dua Penghargaan Internasional

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali berhasil mendapatkan penghargaan tingkat internasional.

Dewan Mataram Minta Pembagian Bantuan JPS Usai Pilkada

-Sejumlah anggota dewan meradang. Bukan karena tak setuju dengan bantuan JPS tahap enam. Tapi, mereka khawatir JPS ini ditunggangi kepentingan politik jelang Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang.

Vividerm Sunblock Buatan Lombok yang Berhasil Go International

Sunblock atau pelindung kulit yang diproduksi Iwin Insani diklaim ramah lingkungan. Tidak memakai bahan kimia dan tidak merusak terumbu karang.

HARUM Tata Pesisir Mataram, Dorong Potensi Kelautan dan Pariwisata

Potensi besar dalam sektor kelautan di Mataram berbanding lurus dengan tantangan yang dihadapi. Keberadaan nelayan dari muara Meninting di Utara hingga  pesisir Mapak di selatan menyisakan sejumlah  persoalan yang membutuhkan solusi komprehensip. Terutama menyangkut kesejahteraan nelayan dan penataan kawasan.

Kasus Dana Desa Sesait, Jaksa Temukan Indikasi Kerugian Lain

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram menemukan indikasi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi penggunaan dana desa Sesait, Kabupaten Lombok Utara (KLU). ”Kita ada temukan indikasi kerugian negara selain dari hasil temuan Inspektorat (KLU),” kata Kajari Mataram Yusuf, kemarin (22/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.
00:06:43

VIDEO : Polisi Bongkar Pabrik Sabu di Pringgasela Lotim

Peredaran gelap narkoba di Provinsi NTB benar-benar mengkhawatirkan. Pera pelakunya menggunakan beribu macam cara. Bahkan sudah ada yang memproduksi barang haram itu di daerah ini. Polisi sudah berhasil membongkarnya.

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Otak Pabrik Sabu Lotim Buronan Interpol, Kabur dari Brunei-Malaysia

Terbongkarnya pabrik sabu sekala rumahan di Pringgasela, Lombok Timur (Lotim) menyeret nama MY alias Jenderal Yusuf. Nyatanya Yusuf bukan penjahat “kaleng-kaleng”. Dia kini mendekam di Lapas Mataram pernah berurusan dengan Interpol.
Enable Notifications    OK No thanks