alexametrics
Kamis, 3 Desember 2020
Kamis, 3 Desember 2020

QNET dan Manchester City Luncurkan Koleksi Jam Tangan Swiss Terbaru

JAKARTA—QNET, perusahaan penjualan langsung berbasis teknologi, sekali lagi berkolaborasi dengan klub sepak bola Manchester City. Keduanya meluncurkan koleksi ketiga, dan arloji kesepuluh dalam QNETCity Collection of Swiss Watches.

QNET, sponsor klub Liga Premier sejak 2014, sebelumnya telah meluncurkan dua koleksi jam tangan edisi terbatas di bawah merek Swiss yang bersejarah Cimier pada tahun 2016 dan 2018. Peluncuran arloji kesepuluh adalah bukti hubungan lama QNET dengan klub sepakbola Manchester City.

Berani dan modern, potongan pernyataan dalam edisi ketiga dari koleksi jam tangan premium Swiss CIMIER-QNETCity yang dirancang dengan lambang biru obsidian yang identik dengan warna kebesaran Manchester City pada pelat jamnya dan memiliki tulisan ” Official Licensed Product Manchester City FC ” terukir di bagian belakang casing .

Koleksi jam tangan Automatic Swiss Movement dibatasi hingga 1894 buah sebagai penghormatan kepada tahun didirikannya Klub Sepak Bola Manchester City dan tersedia dalam warna Hitam dan Emas Mawar. Arloji varian Quartz tersedia dalam Stainless Steel dan Gold.

“Sepak bola adalah bahasa universal, yang diucapkan di lapangan dan di tribun penonton, menyatukan pemain dan penggemar dengan hasrat yang sama terhadap permainan. Kegembiraan dan kebanggaan yang dirasakan oleh para penggemar City adalah kegembiraan dan semangat yang sama yang dimiliki pelanggan QNET untuk bisnis kita,” ungkap CEO QNET Malou T Caluza Ata mengomentari peluncuran koleksi baru yang eksklusif ini.

Koleksi jam tangan anyar ini dirancang perajin elit Eropa dan diproduksi perajin ahli di Swiss di salah satu toko pembuatan jam tertua. Arloji tersebut hadir sebagai penghargaan untuk kecintaan pada game dan kemitraan antara QNET dan Manchester City.

CIMIER QNETCity Automatic Watch edisi terbatas memiliki fitur berikut ini. Diantaranya bodi baja tahan karat berlapis PVD hitam 46 mm dengan bezel segi delapan dalam variasi. Warna rose gold atau hitam. Tanda tangan Man City berwarna biru langit pada tali karet hitam dan tombol penyetelan, serta ketahanan air 100 meter.

Sementara CIMIER QNETCity Quartz Watch memiliki beberapa fitur keren. Seperti bodi stainless steel 42 mm atau bodi berlapis PVD berwarna emas 44 mm. Tanda tangan Man City berwarna biru langit dijahit pada tali karet hitam dan dial. Jendela tanggal pada pukul 12.

Mengomentari aspek desain koleksi, JR Mayer, Director of Sales and Marketing Cimier mengatakan, koleksi ini menampilkan perpaduan sporty dan keanggunan. Terinspirasi permainan sepak bola dan geometri yang melekat.

Bingkai cincin segi delapan berpadu sempurna dengan karakter dial yang kuat dan dinamis. Detail halus pada mahkota terintegrasi dan gesper yang dipersonalisasi yang dilengkapi sistem penerapan yang mengamankan jam tangan.

“Kami merasa integrasi halus warna biru khas klub sepakbola Manchester City pada pelat jam dan jahitan tali karet memberikan desain yang berani dan unik,” ujarnya.

Sejalan dengan komitmen QNET terhadap keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon, QNET dan komitmen Manchester City untuk menciptakan kesadaran tentang perubahan iklim, kemasan untuk koleksi jam tangan Cimier-QNETCity dibuat menggunakan bahan yang ramah lingkungan. (ida/r10)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

AirAsia Kenalkan Potensi Kerjasama dengan Hotel di NTB

”Dengannya platform ini mampu memudahkan jutaan pelanggan AirAsia mengakses penawaran harga terbaik paket penerbangan dan hotel di Lombok,” ujar Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga.

PGRI NTB Dorong Pemda Usulkan PPPK Dalam Jumlah Maksimal

”Misalnya Mataram, ada kuota seribu peserta, ya usulkan saja sebanyak dua ribu,” sarannya.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Efek Korona, SMK di NTB Belum Boleh Gelar Prakerin

”Sampai sekarang, kami masih melarang kegiatan itu,” kata Kepala Seksi Peserta Didik Bidang Pembinaan SMK Dinas Dikbud NTB H Makbullah, pada Lombok Post, Rabu (2/12/2020).

Korporasi Indonesia Memburu Inovasi dan Kolaborasi dengan Startups Singapura

JAKARTA– Pandemi mendorong perusahaan Indonesia memburu inovasi, solusi teknologi, dan pasar baru melalui kolaborasi, termasuk dengan mitra regional perusahaan Singapura melalui Enterprise Singapore. Korporasi Indonesia fokus berinvestasi dalam teknologi dan solusi inovatif di sejumlah sektor semisal konstruksi, keuangan dan kesehatan.

Unram Kukuhkan Tiga Guru Besar

”Jabatan profesor memiliki tanggung jawab yang besar karena merupakan ujung tombak untuk melakukan riset-riset dan inovasi,” katanya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.
Enable Notifications    OK No thanks