alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

OJK: Jangan Terbuai Kemudahan Pinjaman Online

MATARAM-Maraknya penipuan dengan embel-embel pinjaman online, membuat masyarakat NTB was-was. Sebab, jika tergiur, puluhan bahkan ratusan juta bisa lenyap seketika.

Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB kembali menghimbau masyarakat. Agar tak mudah terbuai dengan kemudahan yang ditawarkan oleh “pinjaman online“. Masyarakat NTB diminta lebih teliti, dan mempertimbangkan manfaat, biaya, risiko sebelum melakukan pinjaman online.

Hal ini disampaikan Kepala OJK NTB Farid Faletehan, usai menanggapi maraknya kasus penipuan dan pengejaran pihak-pihak pinjaman online yang cukup ekstrim. Bahkan, belum lama ini, akibat terjerat pinjaman online, seorang supir taksi di Ibu Kota bunuh diri.

”Agar hal ini tidak terulang, masyarakat harus yakin betul dengan segala macam transaksi keuangan. Terlebih lagi, jangan sampai terbuai dengan kemudahan pinjaman online,” kata Farid, kemarin (13/2).

Tambahnya, jika masyarakat ingin menggunakan dan memanfaatkan pinjaman online. Mereka dimintai lebih selektif, untuk memilih perusahaan online yang sudah terdaftar. Khususnya, perusahaan pinjaman online yang sudah terdaftar dan memiliki izin beroperasi dari OJK.

”Masyarakay harus lebih teliti, lihat dulu, perusahaan itu terdaftar di kami atau tidak. Cukup cek di website OJK, data perusahaan online ada disana,” ujarnya.

Sampai saat ini, lebih dari 90 perusahaan pinjaman online atau fintech yang sudah terdaftar di OJK. Diantaranya, ada Danamas, Koinworks, Investree, Modalku, Danacepat, Amartha, dan masih banyak lagi.

”Jika ada yang melakukan pelanggaran, kami pasti akan menindak tegas mereka. Tapi, jika perusahaan pinjaman online itu tidak terdaftar, kami tidak bisa menjangkau,” tandasnya.(tea)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gubernur NTB Kembali Mutasi Pejabat Eselon II

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah kembali mengutak-atik pejabatnya. Kemarin (17/9), dua pejabat eselon II dirotasi. Keduanya adalah H Azhar dan I Gusti Bagus Sugihartha.c

“Senggigi Telah Kembali”

JUDUL ini meminjam quote dari pegiat pariwisata hebat milik Nusa Tenggara Barat bernama Taufan Rahmadi. Beliau ini mantan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Saya membaca quote ini sebagai caption sebuah foto indah miliknya di akun media sosial miliknya. Foto itumenjabarkan keindahan matahari terbenam (sunset) di Pantai Senggigi.

Langgar Protokol Kesehatan, Kandidat Bupati Wali Kota Bisa Dipidana

MATARAM-Semua bakal pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada serentak di tujuh Kabupaten/Kota di NTB, mendeklarasikan komitmen dan kesiapan mereka mematuhi protokol kesehatan dalam setiap tahapan pilkada. Mereka pun siap menerima sanksi administratif ataupun pidana yang diatur undang-undang.

Empat Hari Razia di NTB, Pelanggar Protokol Korona Capai 1.222 Orang

BARU empat hari operasi yustisi oleh tim gabungan, warga yang terjaring razia masker sudah mencapai 1.222 orang. Sebanyak 30 orang di antaranya merupakan aparatur sipil negara (ASN). Sisanya 1.292 orang masyarakat umum.

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks