alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Momen Sulit, UMKM Diingatkan Jangan Hanya Andalkan Satu Usaha

MATARAM–Mengelola lebih dari satu jenis usaha, ternyata bisa menjadi penyelamat dalam masa sulit pandemi. Hal ini dibuktikan Ria Farida, pemilik usaha kaos polos dewata beserta konveksinya.

”Pada dasarnya, usaha ini adalah konveksi yang memproduksi sendiri kaos distronya, kaos polos dewata. Yang ditonjolkan ke konsumen adalah produk kaosnya, namun tak menutup kesempatan bagi yang ingin menggunakan jasa konveksinya,” katanya.

Ia mengaku, sepanjang Maret hingga Mei, penjualan kaos terjun bebas. Omzet yang biasa Rp 50 juta–Rp 60 juta per bulan, menyusut 50-60 persen. Menyiasatinya, pihaknya menjual barang di lokasi mitra yang ada di seluruh kabupaten di Lombok. Sekitar 500-1.000 helai kaos biasa dititip di satu tempat. ”Upaya ini juga cukup membantu. Baru mulai Bulan Juli hingga sekarang, omzet perlahan meningkat mendekati jumlah normal,” katanya.

Dalam waktu yang sama, konveksi yang digelutinya belum stabil sepenuhnya. ”Saat ini kaos yang berjaya. Bulan depan bisa jadi adalah garmennya. Ibarat dua keran air, ada dua keran pemasukan yang membantu. Hal ini penting agar kita tetap bisa mendapat penghasilan,” jelasnya memberikan tips.

Hal serupa dilakukan Indah Purwanti, pemilik usaha Indah Mutiara Lombok dan Bakso Beka. Dirinya menyarankan target pasar usaha berbeda satu sama lainnya. ”Indah mutiara Lombok itu spesifikasinya untuk kalangan menengah ke atas, produknya juga tersier. Kalau yang kuliner, tidak untuk kalangan menengah ke atas, tidak juga tersier. Sengaja demikian supaya ketika terjadi sesuatu dibisnis pertama, bisnis kedua dan seterusnya masih tetap jalan,” jelasnya.

Namun, membuka dua usaha yang berbeda juga perlu persiapan yang matang. Bisnis kedua bisa digeluti jika memang bisnis pertama sudah siap. ”Kalau pekerjaan pertama sudah bisa diambil alih oleh SDM, dari situ kita bisa mikir untuk memperbesar skala usaha yang pertama atau membuka usaha-usaha baru,” ujar founder Lombok Woman Preneur ini. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks