alexametrics
Minggu, 19 September 2021
Minggu, 19 September 2021

RI Bangun PLTA Pumped Storage, World Bank Beri Pinjaman USD 380 Juta

Bank Dunia (World Bank) menyetujui pinjaman senilai USD 380 juta untuk Indonesia. Dana itu ditujukan untuk pengembangan PLTA pumped storage yang pertama di tanah air.

Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen menuturkan, proyek itu mencerminkan suatu titik balik dalam perjalanan menuju dekarbonisasi di Indonesia. “Bank Dunia akan terus mendukung negara ini dalam berbagai upayanya untuk mencapai suatu pembangunan yang berketahanan, berkelanjutan, serta inklusif sehingga memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia pada saat ini maupun di masa yang akan datang,” ujarnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan, pembiayaan itu akan mendukung pembangunan PLTA pumped storage di hulu Sungai Cisokan. Lokasinya di antara Jakarta dan Bandung dengan kapasitas 1.040 megawatt (mw).

Fasilitas tersebut bakal menambah kapasitas listrik yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan pada saat beban puncak. Selain itu, lokasi yang dekat dengan dua pusat permintaan tenaga listrik yang besar akan meringankan beban jaringan transmisi.

Arifin melanjutkan, PLTA pumped storage memanfaatkan dua bendungan pada ketinggian yang berbeda. Pada saat permintaan tenaga listrik sedang rendah maupun ketika tersedia tenaga listrik yang melimpah dari sumber-sumber energi bersih, seperti tenaga surya, tenaga listrik dari jaringan digunakan untuk memompa air ke bendungan atas.

“Proyek ini juga bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam upaya mengintegrasikan berbagai energi terbarukan ke dalam jaringan tenaga listrik Jawa-Bali serta melakukannya secara berkelanjutan, baik dalam konteks lingkungan maupun sosial,” jelasnya. (JPG)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks