alexametrics
Selasa, 1 Desember 2020
Selasa, 1 Desember 2020

870.790 Pelanggan PLN di NTB Manfaatkan Stimulus Listrik

MATARAM– Hingga September 2020, sejumlah stimulus yang diberikan PLN telah diterima 870.790 pelanggan NTB. Jumlah tersebut terdiri dari berbagai macam segmentasi tarif, juga pemberian stimulus yang berbeda pada masing masing tarif.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB Lasiran berharap hal ini mempercepat pemulihan ekonomi. Sekaligus membantu meringankan beban masyarakat selama pandemi. ”Karena dampak yang ditimbulkan akibat pandemi ini sangat luar biasa,” katanya, Selasa (13/10/2020).

Dijelaskan,  pelanggan rumah tangga subsidi daya 450 VA, diberikan stimulus berupa pembebasan tagihan rekening listrik dan token listrik gratis. Sedangkan  pelanggan rumah tangga subsidi daya 900 VA, memperoleh diskon pembayaran tagihan listrik sebesar 50 persen. Kedua segmentasi tarif tersebut adalah untuk masyarakat yang Nomor Induk Kependudukan-nya terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di Kementerian Sosial.

Sedangkan untuk pelanggan tarif sosial, bisnis, dan industri, stimulus yang diberikan berupa keringanan pembayaran listrik. Yakni pembebasan rekening mininum dan biaya beban atau abonemen, mulai tagihan rekening listrik bulan Juli hingga Desember.

General Manager Sudamala Hotel and Villa Senggigi Lalu Ekhsan bersyukur bisa menikmati stimulus tersebut. Saat masa normal, pihaknya membayar listrik kisaran Rp 20 juta. Lalu berkurang menjadi Rp 12 juta saat awal kemunculan pandemi. ”Kini, kita hanya membayar sesuai dengan konsumsi listrik yang sebenarnya walaupun dibawah energi minimum,” katanya.

Herani, salah seorang pelanggan rumah tangga berdaya 450 VA  juga mengutarakan hal yang sama. ”Jadi uangnya bisa saya gunakan untuk membeli kebutuhan yang lain.” ucapnya. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kolaborasi dan Pemasaran Digital Bantu Dongkrak Produk Produk Lokal

Delapan bulan lebih pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Situasi ini tidak hanya  berpengaruh pada sektor kesehatan, tapi juga dunia usaha. Meski kondisi sulit, beberapa UMKM masih mampu bertahan bahkan berkembang dengan sejumlah inovasi. Profesional, kolaborasi dengan berbagai pihak dan pemanfaatan teknologi digital jadi jurus yang banyak dipakai para UMKM lokal dalam mendongkrak penjualan produk-produk mereka.

Kisruh Aset Pemprov di Trawangan, Kejati Diminta Telusuri Aliran Dana

”Informasi dari kami banyak, Kejati juga banyak yang sudah didapatkan,” kata Koordinator Wilayah III KPK Aida Ratna Zulaiha.

Ekspor Ditutup, Ratusan Ribu BBL di NTB Tertahan di Penampungan

”Satu bulan saja tidak ada kejelasan, pasti ekspor ilegal terjadi. Barang yang tertahan sekarang itu kan duit semua,” kata Ketua Dewan Pembina Lombok Lobster Association (LLA) Mahnan Rasuli, Minggu (29/11/2020).

UMKM Lokal Bisa Pamer Produk di NTB Mall Offline

”Ini potensi pasar baru yang menjanjikan untuk menjual produk lokal,” ujar Fathurrahman, kepala Dinas Perdagangan NTB.

Guru Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan, Dikbud Lobar Masih Berhitung

”Iya, kami telah menerima arahan dari Pak bupati dan sedang kami tindak lanjuti,” kata Sekretaris Dinas Dikbud Lobar Khairuddin, pada Lombok Post, Minggu (29/11/2020).

Sumo Sale Nissan, Diskon Terbesar di Tahun 2020

"Promo diskon Sumo Sale ini untuk All New Nissan Livina promonya sampai akhir tahun," kata Branch Head Indomobil Nissan Sandubaya Ryo Hadiyanto pada Lombok Post, Minggu (29/11/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.
Enable Notifications    OK No thanks