alexametrics
Jumat, 4 Desember 2020
Jumat, 4 Desember 2020

Budidaya Udang Vaname Sejahterakan Perempuan Pesisir di Lombok Utara

TANJUNG–Budidaya udang vaname memiliki prospek cerah. Hal ini dapat dilihat melalui kelompok pembudidaya di Desa Sukadana dan Desa Akar-Akar Bayan. Mereka sudah melakukan panen tahap ketiga, Selasa (13/10/2020).

Alhamdulillah dari apa yang kita lihat tadi memang hasilnya panennya lebih banyak dari sebelumnya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan (Dishublutkan) KLU Iwan Maret Asmara.

Program budidaya udang vaname memang dihajatkan untuk peningkatan perekonomian keluarga. Pihaknya menyasar perempuan pesisir kategori keluarga miskin. Mereka melakukan budidaya udang menggunakan kolam bundar yang difasilitasi Pemda KLU

”Tahap awal adalah percontohan. Memang ada kendala. Sebab itu kita terus bimbing masyarakatnya. Pakan, bibit, hingga pendampingannya kita bantu,” jelas dia.

Tahun ini, hasil tahap pertama tidak bagus. Hal tersebut dipengaruhi kesiapan dan pemahaman warga yang masih kurang. Namun tahap ketiga ini hasilnya jauh lebih bagus.

”Sekarang mereka sudah masuk siklus semi mandiri. Artinya kita hanya membantu soal pakan dan listrik. Teknologinya mereka sudah tahu,” jelas mantan kepala BPBD KLU itu.

Kabar baiknya, saat ini mereka sudah memiliki mitra. Yakni perusahaan Mumbul Sari Agriculture (MSA). Sehingga Dishublutkan sudah bisa melepas mereka untuk berkembang lebih besar.

”Karena ini potensi bagus, anggaran berikutnya kita akan buka untuk kelompok lainnya,” kata dia.

Saat ini pihaknya tengah mensurvei beberapa desa lain yang cocok. Sejauh ini, program budidaya udang vaname ini masih dilakukan di tiga kecamatan, Gangga, Kayangan, dan Bayan.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Sahna menuturkan peningkatan keterampilan juga menjadi tujuan.

”Kita bertanggung jawab sampai ini berhasil,” kata dia.

Jumlah kolam kelompok yang tersebar sebanyak 400 unit di 10 titik di seluruh KLU. Di Dasan Kerepuk, Desa Sukadana saja ada 40 kolam. Satu kolam dikelola oleh dua orang perempuan pesisir.

Agar mandiri, kelompok tersebut menjalin kemitraan dengan pemilik tambak sekitar. ”Ada yang langsung memasarkan ke Banyuwangi,” tandas Sahna.

Anggota kelompok Kelompok Dasker di Dusun Lokok Kengkang, Desa Sukadana Esi Julianti mengatakan, hasil panen memuaskan. Hal tersebut bisa digunakan untuk membantu perekonomian.

Pemeliharaan alat yang diperkirakan cukup mahal dan tidak terjangkau kelompok masih jadi kendala untuk mandiri. ”Kami mohon tetap dibantu soal itu,” ucapnya

”Kalau soal hasil, satu kolam itu bisa 70 kilogram. Di sini ada 40 kolam, sekali panennya bisa mencapai 3 ton,” tutup Esi. (fer/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Masukkan Program Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah

Program-program yang dicetuskan pasangan nomor urut 1, H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum) selalu bikin takjub. Salah satunya, memasukkan Mitigasi Bencana dalam kurikulum sekolah.

Industri Kreatif, Solusi Muda Hadirkan Lapangan Kerja

Debat publik putaran ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram telah selesai digelar. Pasangan HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda tampil maksimal dalam debat pamungkas.

Percepat Pemulihan Ekonomi, HARUM Prioritaskan Penggunaan Produk Lokal

Pandemi Covid 19 telah membuat perekonomian di Kota Mataram melambat. Sejumlah sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian Mataram mengalami penurunan cukup signifikan.

Kampus Kemungkinan Dibuka Pertengahan Januari

Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada semester genap tersebut, perkuliahan akan menerapkan hybrid learning. Yaitu, kombinasi antara tatap muka dan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Lagi Kader PDIP Ditangkap KPK, Kali ini Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo, Kamis (3/12). Tim penindakan KPK mengamankan Kader PDI Perjuangantersebut  sekitar pukul 13.00 WIB.

Survei Indikator, Pathul-Nursiah Unggul di Pilbup Loteng

Hasil survei Indikator sejak 25-29 November lalu menempatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati HL Pathul Bahri-HM Nursiah unggul telak dengan perolehan 45,9 persen. Terpaut jauh dari pasangan di posisi kedua.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.
Enable Notifications    OK No thanks