alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Alhamdulillah, Angin Segar dari Garuda Indonesia

MATARAM-Tarif tiket pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia resmi turun sejak (14/2). Hal itu pun terpantau turun di sejumlah situs perjalanan tiket online.

Turunnya tarif maskapai Garuda Indonesia  dan jajaran grupnya ini menjadi angin bagi pariwisata NTB. Kini harga yang diberikan maskapai plat merah ini makin terjangkau, bahkan sudah mendekati tarif tiket maskapai lainnya. ”Penurunan hingga 20 persen ini merupakan penyesuain harga,” kata Sales and Service Manager Branch Garuda Indonesia Office Lombok Novian pada Lombok Post, kemarin (15/2).

Dia mengatakan, Garuda Indonesia tidak pernah menurunkan harga tiket sejak 2016 lalu hingga saat ini. Sehingga, dengan adanya penurunan kali ini, bisa menjadi solusi. ”Penurunan ini bukti Garuda Indonesia mendengarkan aspirasi masyarakat,” tuturnya.

Dengan adanya penurunan, Novian optimis jumlah penumpang Garuda Indonesia Group akan meningkat. ”Hal ini sejalan dengan aspirasi masyarakat dan sejumlah asosiasi industri nasional, serta arahan presiden,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dalam keterangannya (14/2).

Pantauan Lombok Post di salah satu situs perjalanan tiket online. Tarif tiket Garuda Indonesia Group memang sudah turun. Bahkan, Citilink menempati posisi pertama yang menjual tiket dengan harga yang paling murah untuk Sabtu (16/2). Jakarta-Lombok dibanderol Rp 1,026.520. Kemudian, di urutan kedua Lion Air dengan harga Rp 1.115.000 dan Rp 1.203.000. Sementara itu, Garuda Indonesia dengan tariff Rp 1,569.399, selanjutnya Batik Air yang dibanderol Rp 1.773.000.

Terpisah, Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB Awanadhi Aswinabawa menilai dampak akibat tingginya harga tiket hampir dirasakan semua sektor. ”Situasi saat ini sangat berat bagi pariwisata NTB,” jelas Awan.

Dia berharap ada upaya nyata pemerintah untuk menarik minat wisatawan. ”Tapi, faktor eksternal kita tidak mendukung,” tuturnya. (tea/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks