alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Bank BTN Target Salurkankan 1.500 Rumah Subsidi Skema SSB di NTB

MATARAM-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mulai menyalurkan program kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi dengan skema subsidi selisih bunga (SSB) bulan ini. ”Dengan SSB tersebut diproyeksi dapat mendukung 1.500 unit rumah yang akan disalurkan ke masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di NTB,” kata Branch Manager BTN Cabang Mataram Dedi Kurniadi pada Lombok Post, kemarin (15/5).

Dengan asumsi 1.500 unit maka total kredit dapat disalurkan BTN mencapai Rp 252 miliar. SSB merupakan bagian dari stimulus pemerintah paket kedua. ”Kalau misalnya nanti yang 1.500 unit rumah semua cepat terserap, maka target serapan akan bertambah menjadi 2.000 unit rumah di tahun ini,” tuturnya.

Menurutnya dengan penyaluran tersebut, sudah sangat membantu dan likuiditas BTN sangat mendukung. ”Likuiditas BTN cukup aman dan terjaga untuk menyalurkan KPR Subsidi Skema SSB,” ujarnya.

SSB dipercaya dapat menggairahkan sektor properti yang saat ini sangat terpukul pandemi. Tentunya ini dapat mendorong permintaan dan menggerakkan pengembang properti. Termasuk 172 sektor turunan properti lainnya. SSB diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat mendapatkan pembiayaan perumahan yang terjangkau. Sekaligus mendukung Program Sejuta rumah yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo sejak 2015. BTN telah melakukan perbaikan proses bisnis berbasis risiko dengan fokus pada segmen berisiko rendah. Artinya ini menunjukkan perseroan telah melakukan kehati-hatian dalam setiap proses bisnis.

Direktur Utama PT Lombok Royal Property H Izzat Hussein mengatakan mendukung ketersediaan rumah subsidi. Walaupun skema penyaluran berbeda-beda, tapi tujuannya sama untuk mengurangi backlog rumah. Termasuk membantu MBR memiliki rumah yang layak. ”Kami berusaha mendukung BTN bisa menyalurkan program pemerintah rumah subsidi ini,” kata dia. (nur/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks