alexametrics
Rabu, 8 Desember 2021
Rabu, 8 Desember 2021

Kru SuperBike Saja 1.250 Orang, Semua Butuh Penginapan di Mandalika

MATARAM-Perhelatan event World SuperBike (WSBK) sudah di depan mata. Sebagai tuan rumah, pelaku bisnis perhotelan di kawasan Mandalika pun bersiap. Dikatakan Ketua Mandalika Hotel Associatiation (MHA) Samsul Bahri, sekitar 1.000 kamar disiapkan pihaknya untuk mengakomodir akomodasi 1.250 orang kru hingga pebalap WSBK.

”Anggota MHA dan non MHA ikut mempersiapkan kebutuhan untuk 1.250 orang ini,” katanya, Rabu (15/9).

Pihaknya sudah mendatangkan surat permintaan khusus dari tim penyelenggara. Sebab mobilitas yang mumpuni di sekitar kawasan dari dan menuju sirkuit oleh pihaknya amat menunjang kebutuhan tim. Mereka dijadwalkan menginap hampir selama 11 hari, mulai 4-14 November. 1.000 kamar tersebut tersedia oleh hotel, homestay, bahkan glamping atau perkemahan.

”Karena waktu terbatas maksimal 15 menit jarak dari penginapan ke sirkuit,” jelasnya.

Tak hanya hotel di kawasan Mandalika. Seluruh pelaku usaha hotel di NTB pun diminta bersiap. Kesempatan juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha hotel yang ada di kota dan kabupaten lain untuk mengakomodir penonton.

Dengan estimasi kedatangan penonton 25 ribu orang, dibutuhkan kurang lebih akomodasi 12 ribu kamar. Apalagi jarak tempuh antara kabupaten satu dan lainnya tak terlalu memakan waktu. Sehingga penonton masih berkesempatan menginap di lokasi lain meski jaraknya lebih jauh dari sirkuit. ”Ini akan membangkitkan industri hotel bahkan hingga ke gili, Sekotong, dan sekitarnya,” ujarnya antusias.

Selain itu, para pelaku usaha lainnya juga dapat memanfaatkan momentum ini. Pemilik travel agent, misalnya. Mereka mulai mempersiapkan aneka paket-paket menginap bisa digabung bersama tiket WSBK. Termasuk tur, akomodasi, transportasi, dan sebagainya. Bahkan bukan tak mungkin hotel dan aneka wisata di Sumbawa, Bima, dan Dompu juga ikut kecipratan. Sebab banyak destinasi wisata di sekitar yang dirindukan wisatawan. Dengan catatan, memiliki jadwal penerbangan dan penyeberangan yang telah terintegrasi.

Ia memperkirakan penonton akan datang dan berwisata di sini lebih dari dua hari. ”Banyak bisnis yang bisa kecipratan momentum ini,” katanya.

Menurutnya, pemerintah pusat perlu mempercepat kepastian dan keputusan terkait izin helat event ini. Info resmi oleh pemerintah dibutuhkan sebagai magnet bagus untuk persiapan bagi pelaku usaha. Meski demikian, pada dasarnya pihaknya mengaku siap dan optimis jika WSBK resmi digelar November. ”Kita butuh statement presiden. Karena persiapan yang kita lakukan tentu butuh dana dan waktu agar maksimal,” imbuhnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata NTB Lalu Hasbulwadi mengatakan, kesiapkan kamar hotel saat ini memang belum mencukupi. Bahkan saat ini pembangunan homestay oleh PUPR baru berjumlah 390 homestay. Namun masih dapat memanfaatkan sarana dan prasarana lainnya, salah satunya camping. ”Memang masih kurang, tapi kita siapkan opsi penginapan lain,” imbuhnya.

Selain akomodasi, UMKM dan bisnis lainnya juga diminta bermitra. Dengannya efek ganda dapat dirasakan seluruh pelaku bisnis. ”Kita siapkan MoU agar produk mereka dapat masuk di KEK Mandalika,” tutupnya. (eka/r9)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks