alexametrics
Sabtu, 5 Desember 2020
Sabtu, 5 Desember 2020

Sambut Gelaran MotoGP, Anggaran Promosi Pariwisata NTB di 2021 Minim

MATARAM–Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan anggaran promosi pariwisata sebesar Rp 980 juta, 2021 mendatang. Angka tersebut, kata Sekretaris Dinas Pariwisata NTB Lalu Hasbulyadi, sangat minim untuk sejumlah kegiatan promosi. Termasuk untuk mempromosikan gelaran event internasional MotoGP yang digadang-gadang akan mendatangkan banyak wisatawan.

”Jumlah Rp 980 juta itu belum memadailah kalau kita bandingkan dengan seluruh destinasi pariwisata kita yang ada,” katanya.

Pihaknya butuh penguatan promosi melalui media cetak dan  elektronik, fasilitasi kegiatan pemasaran promosi pariwisata, penyediaan jasa dan penyebaran informasi pariwisata. Ditambah lagi promosi yang menyangkut daya tarik dan kawasan strategis pariwisata yang didalamnya terdapat sejumlah kegiatan. Mengatasi hal tersebut, dinas didorong melakukan peningkatan kerja sama dan kemitraan.

”Itu langkah strategisnya, sehingga kita tidak tergantung dari anggaran yang ada. Kita harus mengambill bagian untuk melakukan promosi pada MotoGP,” jelasnya.

Dikatakan, pandemi mendorong sistem promosi  pariwisata lebih banyak dilakukan  digital. Disebabkan anggaran yang terbatas setelah dilakukan realokasi penanganan dampak Covid-19. ”Sekecil apapun anggaran ini merupakan kewajiban kita secara sinergiritas untuk melakukan promosi MotoGP ini,” katanya.

Terpisah, pemilik CV Lombok Tour Club, Kindi Subarkah mendukung kebijakan pemprov. ”Travel agent banyak yang menantikan momen tahun 2021 untuk kebangkitan usahanya,” katanya.

Tak hanya bergantung pada kebijakan pemprov. Sejumlah pengusaha travel juga dikatakan turut mempromosikan pariwisata NTB secara mandiri. Sebab menurutnya, saat ini sektor pariwisata mulai berangsur membaik. Terbukti dari peningkatan jumlah wisatawan domestik. ”Kini dalam sebulan bisa dapat 2-3 kelompok tamu,” ujarnya terkait kondisi bisnisnya saat ini. (eka/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tak Masuk Prioritas, Jatah Vaksin Korona untuk NTB Belum Pasti

Kementerian Kesehatan memastikan Vaksin Covid-19 gelombang pertama akan mulai didistribusikan pertengahan Januari 2021. Hanya saja, berapa jatah vaksin untuk NTB, hingga kemarin (3/12) masih belum pasti.

Butuh Rp 300 Miliar untuk Uji Klinis Vaksin Merah Putih

KEMENTERIAN Riset dan Teknologi (Ristek)/BRIN terus mendorong percepatan pengembangan vaksin Merah Putih. Kemarin (3/12), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Universitas Indonesia (UI) mendapat Surat Keputusan (SK) terkait Pelaksana Harian Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19). 

Korona Mulai Reda, Perguruan Tinggi di NTB Pede Kuliah Tatap Muka

Perguruan tinggi di NTB mulai merespons kebijakan terbaru pemerintah pusat mengenai kuliah tatap muka yang bisa digelar pertengahan Januari tahun depan. Wakil Rektor (WR) I Unram Agusdin menjelaskan, kendati kebijakan tersebut diberlakukan pada awal tahun, namun kampus memulai perkuliahan semester genap pada Februari.

Pengamat : Nadi Bisa Kalahkan Joda

Paslon H Najmul Akhyar- H Suardi (Nadi) dinilai memiliki kans lebih besar untuk memenangkan pilkada Lombok Utara dibandingkan pesaingnya Djohan-Danny (Joda),           ”Nadi punya kekuatan yang tidak dimiliki Joda,” ujar Pengamat Politik NTB Dr. Kadri kepada Lombok Post, kemarin (4/12).

Koalisi Rapatkan Barisan, Survei PRESISI Sebut JODA Ungguli NADI

Partai politik (parpol) koalisi paslon Djohan Sjamsu dan Danny Carter Febriyanto Ridawan (Jadi) akan merapatkan barisan menuju pemenangan Joda, pada pilkada Lombok Utara, 9 Desember, mendatang.

Parpol Pengusung Tidak Kendorkan Mesin, Kawal Pemenangan NADI di KLU

Pada hari-hari terakhir kampanye, partai politik pengusung paslon Najmul Akhyar dan Suardi (Nadi) terus memacu mesin partai. Seluruh perangkat partai digerakkan untuk memastikan kemenangan pasangan Nadi. Paslon Nadi didukung sejumlah parpol. Seperti Partai Nasdem, PBB, Partai Demokrat, Partai Golkar, PPP, Hanura dan Gelora.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks