alexametrics
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020

Timezone Lombok Epicentrum Tawarkan Beragam Promo

MATARAM- Timezone Lombok Epicentrum Mall (LEM) menggulirkan beragam promo. Diantaranya, gratis saldo tambahan Rp 200 ribu dengan cara mengisi saldo Rp 200 ribu. ”Jadi total saldonya Rp 400 ribu. Berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata PIC Timezone LEM Murdan.

Untuk pembelian saldo Rp 350 ribu, pengunjung bisa mendapatkan satu game gratis dan souvenir. Ada juga promo gratis boneka tiap pembelian saldo Rp 500 ribu.  ”Hadiah-hadiah tersebut dapat diklaim selama persediaan masih ada. Karena sistemnya siapa cepat, dia yang dapat,” jelasnya.

Timezone juga menyebar voucher saldo Rp 100 ribu. Voucher dibagikan random di pintu masuk motor, mobil, serta bekerjasama dengan tenant lainnya. ”Kami saling support sesama tenant, karena keadaan kami rata-rata sama. Jadi bisa saling titip voucher atau promo satu sama lain,” ujarnya.

Tak tanggung-tanggung, pihaknya bahkan bekerjasama dengan provider, mengirimkan broadcast SMS. Ada juga jackpot ticket bernilai seribu poin. Selanjutnya tiga orang guest yang menaiki kereta keliling, juga berhak menikmati game boom boom car gratis senilai Rp 30 ribu.

Timezone juga adakan promo harian. Promo ini, meski telah diterapkan sejak lama, tetap dilakukan demi menjaga loyalitas pelanggan. ”Misalnya, Senin ada promo pengisian saldo Rp 150 ribu langsung gratis main 10 game dan e-ticket. Promo Selasa, Rabu, dan hari selanjutnya berbeda. Supaya pelanggan penasaran dan tertarik berkunjung ke sini,” kata Supervisor Timezone LEM, Arbi Maulida.

Selain sekumpulan promo, keamanan pengunjung tetap menjadi fokus utama. Untuk itu pihaknya rutin melakukan sterilisasi di setiap alat usai dimainkan. ”Kalau belum bersih, belum boleh digunakan.Tidak apa karyawan harus kerja ekstra. Yang penting bersih dan terbebas dari Korona,” tutupnya. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lurah Cakra Barat: Yang Ambil Bansos Motornya Bagus-bagus

Bantuan sosial (Bansos) kepada warga miskin seringkali tidak tepat sasaran. Karena itu, Kelurahan Cakra Barat berinisiatif melakukan musyawarah kelurahan (Muskel) dalam waktu dekat ini. “Kita harus persiapkan data dulu sebelum Muskel,” kata Lurah Cakra Barat I Nyoman Swira.

Mataram Aktifkan Jam Malam, Lampu Jalan Dipadamkan

Pemkot Mataram kembali menerapkan aturan jam malam. Warga dilarang berkumpul di ruang publik di atas jam 10 malam. ”Sudah kita berlakukan lagi mulai pertengahan minggu ini,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Berpolitik Praktis Tiga PNS Mataram Dapat Sanksi

Tiga ASN/PNS Pemkot Mataram mendapat sanksi dari pejabat pembina kepegawaian (PPK). ”Sudah kita lakukan. Ada sekitar tiga dari enam orang yang pernah diklarifikasi Bawaslu,” kata Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito

Dewan Mataram Sorot Kualitas Makanan untuk Pasien Korona

Pansus pengawasan covid DPRD Kota Mataram mengkritisi penanganan pasien di Wisma Nusantara (Wisnu). ”Pas kunjungan ke sana, kita tanyakan beberapa hal. Salah satunya soal makanan,” kata Ketua Pansus Abdurrachman,

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks