alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Gelar Sosialisasi, Ipemi NTB Tingkatkan Kapasitas Pelaku Usaha Baru

MATARAM–Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) NTB berkomitmen memperkuat kapasitas pelaku UMKM. Tak hanya bagi anggota lama, melainkan juga seluruh pelaku usaha yang baru menjajaki dunia wirausaha.

Upaya ini tercermin melalui sosialisasi (15-16/9/2020). ”Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Ipemi dengan BPOM RI yang sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Dalam rangka pendampingan untuk UMKM baru yang belum paham tentang pengolahan makanan yang baik dan benar sesuai ketentuan undang-undang,” kata Hj Bau Intan Raba, ketua Ipemi NTB.

Tercatat 40 pengusaha baru berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan di aula BPOM NTB. Hadir sebagai pemateri perwakilan dari BPOM, Dinas Kesehatan, Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM serta Kepala Balai Rumah Kemasan NTB. Juga, rekan Ipemi Indonesia yang ditunjuk sebagai fasilitator nasional dan daerah. ”Pandemi melahirkan banyak UMKM baru, khususnya dibidang kuliner. Pelatihan dan pendampingan serupa penting digelar agar  kualitas produk UMKM NTB bisa lebih berdaya saing,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini anggota Ipemi pun masih tetap optimis. Produksi dan penjualan masih dilakukan meski jumlahnya tak lagi sebanyak dulu. Pihaknya pun aktif berpartisipasi di sejumlah bazar yang digelar pemerintah daerah. ”Salah satunya bazar oleh Dinas Perdagangan NTB. Terbaru, kami diberi kesempatan untuk membuka bazar di depan kantor BPJS NTB tiap Senin hingga Jumat sore,” ucapnya.

Ia berharap, semangat ini tetap dianut oleh para pelaku usaha lain. ”Banyak cara bisa dilakukan untuk mengais rezeki, asalkan kita mau berusaha. Usaha dengan meningkatkan kapasitas, diversifikasi bisnis, dan lainnya,” tutup Intan.

Kepala Balai Kemasan Produk Daerah NTB Lalu Siswadi Handayani berharap, pelatihan bisa memberikan inspirasi inovasi kemasan. Inovasi ditegaskan dapat menarik minat konsumen terhadap produk UMKM NTB. ”Kemasan produk menjadi hal yang vital. Pengusaha baru pun tidak boleh lengah karena kemasan menjadi alat persaingan pemasaran masa kini,” katanya. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks