alexametrics
Sabtu, 23 Oktober 2021
Sabtu, 23 Oktober 2021

Perkuat Modal, Muamalat Gandeng PPA dan BPKH

JAKARTA-Perbankan terus memperkuat permodalan, termasuk bank syariah. Sehingga, kinerja keuangannya lebih resilience dan mendorong transformasi yang dibutuhkan. Itu yang dilakukan Bank Muamalat.

Bank Muamalat resmi menggandeng PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (PPA) sebagai pengelola aset. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA) antara PPA, Bank Muamalat dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Kesepakatan itu mengatur hubungan hukum yang menjadi dasar pelaksanaan transaksi yang akan dilakukan secara terpisah dikemudian hari. Antara lain, penerbitan dan pembelian instrumen berbasis syariah (sukuk) dan perjanjian pengelolaan aset pembiayaan berkualitas rendah milik Bank Muamalat.

“Perjanjian ini bagian dari penguatan modal perusahaan melalui pengelolaan aset pembiayaan. Insya Allah, Bank Muamalat ke depan dapat bertumbuh dengan model bisnis yang lebih baik di industri perbankan syariah dan memajukan pelayanan ibadah haji di Indonesia,” kata Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K Permana.

Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi menambahkan, kerja sama itu mendapat dukungan langsung dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Dengan harapan, Bank Muamalat bisa bertransformasi memberi kemudahan dalam melayani umat. Sekaligus, pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan mengembangkan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. “BUMN juga terbuka untuk sharing expertise dan benchmarking dengan Bank Muamalat,” tuturnya.

Yadi menyatakan, pihaknya sedang menjajaki peluang berinvestasi pembangunan rumah haji di Mekkah, Arab Saudi. Selama ini, Indonesia masih harus menyewa kepada pihak ketiga. Dia juga terus membuka pembicaraan tersebut kepada Kementerian BUMN dan BPKH.

Keputusan tersebut mendapat dukungan anggota Badan Pelaksana BPKH A Iskandar Zulkarnain. Sebab, investasi itu mengoptimalkan pelayanan haji. Apalagi, Bank Muamalat merupakan salah satu Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) yang terdaftar di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kementerian Agama.

“BPKH berkomitmen penuh untuk mendukung terlaksananya rangkaian transaksi ini melalui investasi strategis di Bank Muamalat dengan mengedepankan aspek keamanan, kehati-hatian, dan profesionalitas untuk menghasilkan nilai manfaat bagi jamaah haji,” tuturnya. (han/dio/JPG/r6)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks