alexametrics
Sabtu, 23 Oktober 2021
Sabtu, 23 Oktober 2021

TJSLBU Kejar Konsolidasi Dengan Seluruh Sektor Badan Usaha NTB

MATARAM-Forum Tangggung Jawab Sosial Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) NTB mengejar konsolidasi dengan seluruh sektor badan usaha di NTB. Mulai dari perbankan, industri keuangan, BUMN, BUMD, UMKM, dan swasta. Polanya, dengan pertemuan atau kunjungan ke para induk dari berbagai sektor tersebut.

Dimulai dari Kepala Kantor Perwakilan BI NTB Heru Saptaji yang menangai perbankan, industri keuangan dibawah koordinasi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB Rico Rinaldy. Untuk mengakomodir UMKM dan swasta, dengan menggandeng Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Faurani. Sedangkan badan usaha milik pemerintah sekaligus pengawas oleh Kepala Bappeda NTB Iswandi. ”Kita ingin bangun kolaborasi agar seluruh pelaku usaha NTB bersama membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan sosial,” uja Pjs Forum TJSLBU NTB H. Izzani, Kamis (16/9).

Induk-induk badan usaha digandeng sekaligus sebagai penguatan database pengusaha dan CSR yang sudah dilakukan. Anggota Kadin, misalnya. Banyak pengusaha yang diyakininya sudah melakukan program CSR namun belum terkoordinir oleh forum. Sehingga pihaknya kebingungan data riil jumlah pengusaha berikut sasaran CSR yang disalurkan. Hal yang sama juga berlaku bagi pelaku usaha sektor lainnya. Melalui kolaborasi ini, pihaknya yakin dapat melakukan cover terhadap perusahaan yang selama ini tak tersentuh. ”Kalau ini rapi, Insya Allah semua program jalan,” katanya.

Saat konsolidasi tercapai, seluruh pelaku usaha terkumpul dari Ampenan hingga ke Sape. Saat itulah pihaknya fokus pada persiapan teknis terkait Musyawarah Daerah Forum TJSLBU Desember mendatang.

”Goals kami nanti pelaksanaan musda dapat lebih baik dari sebelum-sebelumnya,” katanya.

Ketua Kadin NTB Faurani menyambut baik upaya konsolidasi. Sarannya, eksistensi forum ini harus lebih besar lagi gaungnya. Agar lebih ampuh menggaet minat dan kepercayaan pelaku usaha. Meski saat ini pengusaha harus mengurangi dana CSR lantaran omzet yang anjlok selama pandemi.

”Konsolidasi ini diharapkan dapat mencetuskan ide dan program baru yang punya manfaat bagi masyarakat,” katanya. (eka/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks