alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Perekonomian NTB Makin Lesu, Warga Mulai Diteror Cicilan

GIRI MENANG-Persoalan di tengah masyarakat akibat wabah Korona makin kompleks. Sejumlah masyarakat mulai kehilangan pekerjaan hingga berkurang pendapatannya akibat wabah yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir ini.

“Sampai hari ini saya mendapatkan laporan sekitar empat lima orang pedagang mengeluh tentang kondisi di bawah yang mereka punya cicilan. Mereka masih tetap harus membayar tagihan di tengah situasi ini,” ujar anggota DPRD Lobar fraksi PKS Ahyar Rosidi kepada Lombok Post.

Sebagian besar yang merasakan keluhan ini adalah pedagang kecil yang biasa berjualan ke pasar, di warung, pedagang asongan, hingga pedagang kaki lima. Penghasilan mereka saat ini menurun drastis akibat pandemi korona. Sayangnya tagihan mereka di bank BUMN milik pemerintah hingga pegadaian dari informasi yang didapatkan Ahyar tetap ditagih.

Tidak ada relaksasi atau keringanan yang diberikan. “Mereka diperbolehkan bayar beberapa hari molor dari jadwal penagihan. Misalnya mereka harus bayar tanggal 5, tapi bisa diundur tanggal 20, ini kan sama saja,” sesalnya.

Karena kondisinya bukan keterlambatan pembayaran gaji atau penghasilan yang dialami masyarakat. Melainkan pendapatan mereka yang berkurang hingga hilang sama sekali.

“Bahkan ada pedagang yang diusir ketika mau datang berjualan ke beberapa desa. Nilai kemanusiaan dan sosial mulai berkurang. Jika pemerintah tidak segera menyikapi, akan terjadi gejolak,” ucap politisi Dapil Gerung-Kuripan ini mengingatkan.

“Maka Pemda harus memanggil pihak bank, koperasi atau semua pihak seperti Pegadaian untuk memberi keringanan kepada masyarakat,” pintanya.

Senada dengan itu, politisi PDIP Lobar Sardian juga meminta agar langkah pemanggilan pihak bank oleh Pemda Lobar harus segera diambil. Khususnya jasa keuangan BUMN dan BUMD. Mengingat sudah ada perintah langsung dari Presiden dan Negara untuk memberikan keringanan kepada masyarakat di tengah pandemi korona.

“Kalau memang diberikan kelonggaran jangan ditagih tiga bulan. Kalau masyarakat punya uang tidak mungkin mereka juga menunda setorannya,” ujar Sardian. Tapi kondisinya saat ini sangat pahit maka dengarkanlah instruksi presiden itu. Agar tidak membebani masyarakat.

Kondisi yang dihadapi masyarakat saat ini menurutnya sangat sulit di bawah. Jangan sampai, badan keuangan masih memanfaatkan kesempatan untuk tetap menagih masyarakat di tengah kesulitan yang mereka hadapi.

Kepala Bappeda Lobar Rusditah yang menerima masukan dari anggota dewan saat rapat mengaku siap menindaklanjuti masukan ini. Dirinya bakal menyampaikan permintaan dewan kepada bupati dan Sekda Lobar. Agar persoalan ini bisa dibahas serius. “Nanti kami akan tindaklanjuti. Saya smpaikan ke pimpinan,” ujarnya. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Kisah Para Korban PHK yang Menolak Menyerah di Desa Sokong

Pandemi Covid-19 membuat banyak warga yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan di Desa Sokong. Tapi, mereka menolak menyerah. Hasilnya kini, mereka bukannya mencari pekerjaan. Malah mereka justru mencipta pekerjaan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks