alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Terdampak Korona, Bisnis Advertising di Lombok Lesu

MATARAM – Dampak dari Pandemi Covid-19, turut dirasakan pengusaha bidang advertising. ”Sangat berpengaruh. Sebab banyak aktivitas dan kegiatan promosi perusahaan swasta dibatalkan. Terutama bagian periklanan produk dan event,” kata Firadz Pariska, ketua Asosiasi Advertising Lombok.

 

”Banyak kegiatan launching produk yang harus ditunda karena munculnya pandemi ini. Akibatnya berdampak pada pemasangan iklan yang harus dibatalkan,” tambahnya.

 

Meski demikian, bisnis advertising di Lombok masih tetap berjalan. Mereka tetap menerima permintaan dari klien. Karena tak sebanyak dulu, siasatnya menekan pengeluaran dengan mengurangi pembelian bahan.

 

”Sejauh ini saya belum mendengar ada perusahaan advertising yang tutup, ataupun merumahkan para pegawainya, Jadi harus lakukan berbagai cara untuk bertahan” tutur pria yang juga pemilik Fizz Hotel Lombok itu.

Baca Juga :  Berkat BNI, Penantian 20 Tahun Swiss Open Terjawab

 

Terpisah, pemilik Kimplink Digital Printing, Thomas Rizki Herdiawan mengatakan, omzet usahanya menurun hingga 70 persen. ”Sangat menurun, terutama orderan percetakan dari jasa event. Beberapa perusahaan yang biasanya rajin branding promosi juga sudah berkurang,” keluhnya.

 

Ia berharap new normal dapat membawa angin segar untuk usahanya. Serta aneka kegiatan di Mataram bisa eksis kembali. ”Saya harap semua kegiatan bisa dibuka kembali, baik itu dari sektor pariwisata maupun event. Untuk membangkitkan kembali roda perekonomian para pengusaha serta masyarakat lainnya,” tutup Riski. (eka/r9)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/