alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

MATARAM–Sebanyak 53 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di NTB telah menuntaskan program Digitalisasi SPBU. Jumlah tersebut mencakup 76,8 persen, dari total 69 SPBU yang akan mengimplementasikan teknologi ini di NTB.

Digitalisasi SPBU, salah satunya melalui pengembangan aplikasi mypertamina.  ”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Dikatakan, program ini telah diterapkan di 1.009 SPBU dari rencana total sejumlah 1.209. Jumlah tersebut berada di seluruh wilayah MOR V yang meliputi Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT. ”Artinya sudah 83,5 persen, sedang selebihnya dalam proses persiapan serta pemasangan sejumlah perangkat pendukung sambil bersinergi dengan Telkom,” katanya.

Dengan Program Digitalisasi SPBU, Pertamina dapat memantau kondisi stok BBM, penjualan BBM, hingga transaksi pembayaran di SPBU. Konsep digitalisasi nantinya akan merekam seluruh data transaksi dan stok SPBU secara akurat dan nyata. Setiap selang pengisian BBM ke kendaraan konsumen dibuatkan sesuai sistem. Sehingga secara langsung dapat memberikan data konsumsi dan penjualan setiap lokasi SPBU. ”Dengannya Pertamina dapat mengetahui jika ada SPBU yang akan kehabisan persediaan BBM. Sehingga dapat segera dilakukan pengisian BBM ke SPBU tersebut. Digitalisasi juga menggalakkan transaksi nontunai,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini juga dapat meningkatkan pengawasan penyaluran BBM. Khususnya yang bersubsidi, yakni Biosolar (B30) dan penugasan yaitu Premium. Hal tersebut karena karena data-data dapat diakses secara langsung oleh sejumlah pihak berwenang. Mulai dari Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan BPH Migas. (eka/r9)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks