alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Japnas Gelar Diklatwil Perdana

MATARAM-Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) NTB untuk pertama kalinya melakukan Diklatwil (Pendidikan dan Pelatihan Wilayah). Agenda tahunan ini sekaligus dirangkai dengan pemutakhiran data anggota dan komoditas usahanya.

Diklatwil dilaksanakan di Mataram, Kamis (14/2), yang diikuti puluhan anggota dan pengurus Japnas. Pengurus dari Japnas Pusat Bidang Keorganisasian juga turut hadir menjadi mentor pemutakhiran data. ”Tujuannya untuk memperdalam wawasan, AD/ART, dan kejapnasan serta tata laksana pengelolaan organisasi,” kata I Made Agus Ariana, Ketua Japnas NTB, kemarin.

Pemutakhiran data member Japnas menjadi salah satu agenda yang dilakukan. Pendafatarannya dengan sistem daring atau online. Melalui pemutakhiran data ini, dokumen-dokumen keanggotaan didaftarkan. Misalnya KTP, izin-izin usaha, sekaligus komoditi usaha yang dijalankan oleh anggota. Seluruhnya harus terverifikasi dalam satu sistem terintegrasi di Japnas. Puluhan anggota Japnas NTB telah terverifikasi, beserta usahanya. ”Japnas sedang melengkapi bank datanya, sekaligus menjadi etalase untuk mengetahui SDM yang ada di seluruh Indonesia, khususnya yang ada di NTB,” jelasnya.

Japnas NTB berisi anggota dengan latar belakang usaha yang heterogen. Diantaranya, bergerak pada bisnis perhotelan, toko oleh-oleh, toko handphone, SPBU, peternakan ayam petelur, Event Organizer (EO), dealer mobil, dan kuliner. ”Siapapaun yang ingin mengetahui informasi yang valid tentang Japnas dan potensinya, silahkan kunjungi website kami, di sana sudah lengkap,” tuturnya.

Disisi lain, sistem ini memiliki keuntungan bagi anggota dan daerah. Khususnya pada komoditas yang dipasarkan secara global. ”Siapapun yang ingin bermitra bisnis, dapat terlebih dahulu mengintip profil pengusaha dan komoditas yang disediakannya melalui portal Japnas,” tandasnya. (tea/r4/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks