alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Kepala Dinas Perdagangan NTB: Impor Kedelai Dinilai Wajar

MATARAM-Kepala Dinas Perdagangan NTB menilai kebijakan pemerintah untuk mengimpor kedelai tak menjadi masalah. Meski memang hal ini akan kembali berdampak pada fluktuasi harganya di pasaran. ”Mau tak mau pemerintah memang harus impor,” katanya.

Mengembangkan permintaan untuk kedelai lokal juga sulit. Baik dari sisi hulu, alias kalangan petani untuk meningkatkan produktivitas kedelai, maupun pihak hilir alias pasar dan konsumen. Baik dari kalangan rumah tangga maupun tingkat produsen seperti tahu tempe dan lainnya. Harganya juga relatif lebih mahal. Sehingga kedelai impor menjadi solusi bagi produsen untuk menjaga harga produk yang juga akan berdampak pada harga jual ke tingkat konsumen.

”Untuk mendapatkan bahan baku murah, jelas mereka hanya akan andalkan impor,” katanya.

Baca Juga :  Gaspol! BRI Fasilitasi 2.190 Seat Mudik Gratis Bagi Masyarakat

Kebutuhan kedelain di NTB sendiri juga dipastikan tetap sama. ”Tergantung kebutuhan distributor dan perajin berbahan baku kedelai yang sudah,” imbuhnya.

Belum lagi rendahnya minat petani lokal untuk menanam kedelai. Komoditas jagung masih menjadi tanaman unggulan. Harga jualnya pas, masa tanam yang tak terlalu lama, hingga pasar yang terbuka lebar semakin menggerus minat penanaman kedelai.

”Kalau tak bisa penuhi target produksi, mau tak mau ya memang harus impor,” kata Kepala Dinas Pertanian NTB Muhammad Riadi.

Penyebab lainnya adalah hitungan secara ekonomis antara biaya produksi atau tanam dengan harga jual saat panen yang tak berimbang. Petani baru akan menanam kedelai jika ada fasilitas benih, ongkos tanam, dan lainnya oleh pemerintah. Dengannya seluruh keuntungan bisa diperoleh tanpa repot mengeluarkan modal yang besar.

Baca Juga :  Pastikan Keamanan Tamu, Lombok Astoria Siapkan SOP Antisipasi Korona

”Lebih menguntungkan tanaman jagung, mereka enggan menanam kedelai,” katanya. (eka/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/