alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Pegadaian Dukung Penanganan dan Pencegahan Covid-19

MATARAM–PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan menyalurkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD), wastafel, dan sembako dalam rangka menekan penyebaran virus Covid-19 atau Koronavirus di Lombok. ”Pemberian bantuan sebagai salah satu wujud komitmen perseroan memberikan dukungan menanggulangi pandemi Covid-19 di daerah,” kata Kepala Departement Produk Gadai PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan Agus Sapto Joko Priyono pada media, Selasa (19/5) kemarin.

Ia mengatakan, penyaluran bantuan langsung diberikan kepada yang membutuhkan dan warga terdampak Covid-19. Penyerahan bantuan dilakukan di pasar, puskesmas, dan panti asuhan. ”Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk bisa bahu membahu menangani, mencegah, dan memutus mata rantai virus Korona di NTB,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan sosial Pegadaian ini dalam rangka membantu pemerintah daerah, masyarakat, dan warga terdampak. Penyerahan terbagi ke beberapa sektor yang oleh tim Pegadaian Area Ampenan.

Pembagian sepuluh wastafel tiga sisi diletakkan di pasar-pasar tradisional yang tersebar di Lombok. Diantaranya Pasar Pancor, Pasar Pringgabaya, Pasar Renteng, Pasar Kediri, Pasar Gerung, Pasar Narmada, Pasar Cakranegara, Pasar ACC, Pasar Kebon Roek, dan Pasar Tanjung.

“Pembagian APD diantaranya masker, baju gown, dan Goggles diberikan kepada masyarakat dan puskesmas di Lombok,” paparnya.

Adapun penyerahan sembako dilakukan kepada masyarakat NTB yang terdampak sebanyak 468 paket. Penyaluran melalui Yayasan Panti Asuhan NU Assima Darul Falah, Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu Al-Hidayah, Yayasan Panti Asuhan Al-Halimi, dan penyerahan bersama Korem Wirabakti 162 di Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata.

Pegadaian juga berpartisipasi dan berkontribusi dalam Satgas BUMN se-NTB untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. ”Total seluruh sumbangan tersebut yaitu senilai Rp 241,71 juta,” ujarnya.

Kepala Departemen Produk Non Gadai Pegadaian Area Ampenan Arif Fanany mengatakan, penyaluran bantuan dari Pegadaian Area Ampenan ini dilakukan sejak April 2020 hingga kemarin (19/5). Penyerahan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

”Bantuan ini disalurkan oleh beberapa tim untuk bisa langsung menyasar ke kabupaten/kota tujuan penyerahan bantuan,” kata dia. (nur/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks