alexametrics
Rabu, 2 Desember 2020
Rabu, 2 Desember 2020

Pemprov NTB Jamin Stok Pangan Aman

MATARAM–Kementerian Pertanian mewaspadai kecenderungan kenaikan harga beras medium, minyak goreng, dan bawang putih. Di NTB, kekhawatiran tersebut ditepis Sekretaris Dinas Perdagangan (Disdag) NTB Baiq Nelly Yuniari. Sebab, NTB merupakan daerah pertanian penghasil ketiga komoditas tersebut.

”NTB penghasil beras. Begitupun minyak dan bawang putih. Apa lagi yang tidak ada di sini,” klaimnya, Senin (16/11/2020).

Diakuinya, harga pada komoditas minyak dan bawang putih lokal memang cenderung lebih mahal. Namun hal tersebut karena kualitas yang lebih bagus dibanding merek impor. ”Setidaknya kita punya,” imbuhnya.

Diterangkan juga, pandemi menyebabkan permintaan daya beli menurun. Dia mencontohkan situasi saat perayaan Maulid, Oktober lalu. Stok barang cenderung aman dibarengi minimnya belanja masyarakat. Hal ini dipastikan masih terjadi meski menjelang perayaan Natal hingga tahun baru.

”Jika kehidupan masyarakat sudah normal, otomatis demand (permintaan, Red) barang akan naik,” jelasnya.

Minimnya permintaan ekspor juga menjadi penyebabnya. Sebab pandemi yang terjadi secara global memberi pengrauh signifikan pada stok komoditas di NTB. ”Ini kan terjadi seluruh dunia. Tidak seperti gempa 2018 lalu,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Fathul Gani menyampaikan beras NTB kualitas medium maupun premium juga masih pada kisaran harga normal, Rp 8.500 – Rp 10.500 per kilogram. ”Memasuki musim hujan. Dengannya saat ini petani kita juga mulai menggelar hamparan tanaman padi,” katanya.

Stok beras di seluruh kabupaten saja berjumlah 260 ton. Sedangkan di provinsi mencapai 62 ton. Stok ini diyakini akan aman hingga akhir tahun. Dan hanya akan dikeluarkan saat musibah atau kejadian tak terduga. ”Sejauh ini baru ada permintaan 15 ton dari Sumbawa saja. Sebab saat itu diperkirakan akan gagal panen,” jelasnya.

Komoditas gula juga terpantau normal. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan antisipasi. Melalui sejumlah program seperti diversifikasi pangan lokal. Termasuk program penguatan jaringan lumbung makanan masyarakat dengan 15 lumbung pangan yang ada, serta gencar penyebarluasan pekarangan pangan lestari yang tersebar di 10 titik sepuluh kabupaten kota.

”Program ini masih proses dan akan terus kami lakukan untuk mengedukasi masyarakat,” imbuhnya. (eka/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pegadaian Catat Kinerja Positif Meski Pandemi

”Ini dari jumlah total pembiayaan kedua program kami, yakni gadai dan non gadai,” ujar M Arif Fanany, kepala Departemen Mikro PT Pegadaian Persero Area Ampenan, Selasa (1/12/2020).

STIE AMM Disegel, Pihak Terkait Diingatkan Jangan Korbankan Mahasiswa

”Secara psikologis kan trauma itu (mahasiswa, Red),” kata Pengamat Pendidikan Prof H Mahyuni, saat dikonfirmasi Lombok Post, Selasa (1/12/2020).

Dikbud NTB Semprot Kepala Sekolah, Tak Libatkan KTU Susun RKAS

”Kelihatan ini pada saat kita evakin (evaluasi kinerja, Red),” jelasnya, saat pembukaan rapat koordinasi dan evaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik SMA tahap III untuk Pulau Sumbawa, di Senggigi, Senin malam (30/11/2020).

HARUM Jadikan RTH sebagai Pengendali Banjir

Sebagai sebuah wilayah yang berada di hilir sungai Mataram kerap mendapatkan air kiriman dari hulu ketika musim penghujan tiba. Ditambah dengan hujan di Mataram, kiriman air dalam jumlah besar mengakibatkan terjadinya genangan dan banjir.

Menolak Miskin, Pusparini, Tukang Sapu Jalan yang Memilih Keluar dari PKH

Banyak orang kaya bermental miskin. Namun ada juga masyarakat kurang mampu tapi bermental kaya. Pusaparini, warga Lingkungan Karang Anyar Kelurahan Pagesangan Timur salah satunya.

Pemkot Mataram Berencana Gaji 1800 Ketua RT

Rancangan APBD tahun anggaran 2021 telah ditetapkan oleh DPRD Kota Mataram dan eksekutif, kemarin (30/11). Dalam APBD tahun 2021 ini, ada beberapa kebijakan yang dibuat oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh di akhir masa jabatannya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.
Enable Notifications    OK No thanks