alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Besok, Lombok Epicentrum Mall Kembali Buka, Pengunjung Wajib Pakai Masker

MATARAM-Ini kabar baik bagi warga NTB. Lombok Epicentrum Mall (LEM) akan kembali buka Rabu (22/4) besok. “Setelah melalui berbagai pertimbangan, dan berkomunikasi dengan pemerintah, kami akan hadir kembali melayani warga NTB,” kata General Manager LEM Salim Abdad kepada Koran ini, Senin (20/4).

Menurut Salim, hampir semua tenant di LEM akan beroperasi seperti biasa. Kecuali tenant yang dilarang pemerintah terkait wabah virus Korona. “Misalnya bioskop XXI, tenant Karaoke, dan pusat permainan anak-anak, masih akan tutup,” jelasnya.

Jauh sebelum memutuskan untuk kembali buka, manajemen pusat perbelanjaan terbesar di daerah ini juga sudah melakukan langkah-langkah pengamanan dan menjalankan standar kesehatan. Seperti penyemprotan disinfektan ke seluruh barang atau benda yang ada di LEM.

“Setelah buka, kami berani menjamin LEM akan menjadi tempat paling aman dan nyaman bagi warga,” ungkap Salim.

Sebab, lanjutnya, standar keamanan dan kesehatan tidak hanya dilakukan sebelum LEM dibuka. Tapi juga saat sudah dibuka nanti. “Salah satu yang paling standar, setiap pengunjung, termasuk karyawan kita di sini wajib pakai masker. Tanpa masker, dilarang masuk ke LEM,” tegasnya.

Bahkan, untuk mengantisipasi ada pengunjung yang lupa membawa masker dari rumah, LEM sudah bekerja sama dengan salah satu UKM lokal untuk menjual masker di pintu masuk LEM. “Tentu harganya murah dan maskernya sesuai standar yang dikeluarkan pemerintah,” terangnya.

Sebelum masuk, juga akan ada pengecekan suhu tubuh. Pengunjung yang suhu tubuhnya di atas 37,5 C, tidak boleh masuk LEM.

Pengunjung juga disediakan tempat cuci tangan di depan pintu masuk. “Tidak hanya itu, di pintu masuk, public area, dan koridor toilet juga ada kita siapkan hand sanitizer. Setiap toko yang ada di LEM juga kita wajibkan menaruh hand sanitizer di dekat meja kasir,” kata Salim.

Sementara di seluruh area LEM, akan dilakukan penyemprotan disinfektan secara rutin dan efektif setiap dua jam sekali. “Termasuk di eskalator, lift, dan kursi pengunjung,” tegasnya.

Di tiga fasilitas ini juga akan dijalankan aturan Physical Distancing dengan memberikan marka jarak antrean. “Tenant juga kita wajibkan menjalankan protokol Physical Distancing dengan memberikan marka jarak di antrean kasir maupun tempat-tempat makan,” jelasnya.

Tenant yang memiliki karyawan banyak, lanjut Salim, diwajibkan memiliki alat pengukur suhu badan. Dan setiap karyawan harus dicek suhu tubuhnya sebelum masuk kerja. “Karyawan yang kurang sehat, harus diliburkan,” tegasnya.

Bagaimana dengan masjid yang ada di LEM? Menurut Salim, Masjid At-Taqwa LEM tetap buka untuk umum. Namun, untuk salat berjamaah, salat Jumat, serta kajian yang sebelumnya rutin digelar, untuk sementara ditiadakan. “Di luar waktu salat, kita juga akan rutin melakukan penyemprotan disinfektan di area masjid. Kami juga tidak menyediakan peralatan salat untuk sementara waktu,” ucapnya.

Sementara itu, Marketing Manager LEM Evalina M Siregar menambahkan, khusus untuk tenant, dipersilakan menjalankan strategi promosi seluas-luasnya. Pihak LEM bahkan mendorong tenant untuk memberikan diskon dan pelayanan terbaik bagi konsumen.

“Intinya, kami ingin memanjakan konsumen LEM dan membuat mereka se-aman dan senyaman mungkin,” kata Eva.

Dengan dibukanya kembali pusat perbelanjaan terbesar di NTB ini, diharapkan bisa membantu masyarakat dan pemerintah. Sehingga roda perekonomian di daerah ini tetap bisa berjalan normal.

“LEM saat ini menanggung tanggungjawab sosial ekonomi untuk 3.000 sampai 4.000 orang karyawan. Kita percaya, roda ekonomi harus berputar dan tidak boleh terhenti,” tandasnya. (oni/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks