alexametrics
Kamis, 3 Desember 2020
Kamis, 3 Desember 2020

PLN Luncurkan MCB On-Game untuk Layani Pengusaha Agrikultur

MATARAM–Sektor agrikulutur merupakan salah satu usaha tangguh yang mampu bertahan selama pandemi. Untuk terus mengembangkanya, PLN menghadirkan layanan MCB On – Go To Agriculture Market atau MCB On-GAME.

Ini adalah layanan penyediaan listrik khusus bagi pelaku usaha bidang agrikultur. Salah satu keunggulannya yakni fleksibilitas layanan yang dapat disesuaikan dengan masa panen atau produksi pelaku usaha terkait.

”Hari ini (kemarin, Red) kita resmi menyalakan serentak 14 lokasi tersebar di NTB yang menggunakan layanan MCB On-Game,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Lasiran.

”Sebelumnya tambak udang ini saya jalankan dengan sistem tradisional. Alias tanpa kincir, listrik, maupun diesel. Setelah masuknya PLN, kami bisa berubah ke semi intensif. Kita bisa pakai terpal dan juga kincir” jelas Ketua KUVE Petani Udang Vaname Lombok Tengah Kumpiadi.

Penggunaan peralatan yang menggunakan listrik ini dapat meningkatkan kapasitas penyebaran benih udang di tambaknya yang berada di Bangket Parak, Lombok Tengah. ”Sekarang, kapasitas tabur benih bisa 70-100 per meter persegi. Bertambah dari yang sebelumnya, pada saat masih konvensional”, ungkapnya.

Ketua kelompok peternak petani dari Bima Abdurrahman juga menyampaikan hal serupa. ”Ternak saya yang dulunya gelap, sekarang sudah terang,” imbuhnya. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

AirAsia Kenalkan Potensi Kerjasama dengan Hotel di NTB

”Dengannya platform ini mampu memudahkan jutaan pelanggan AirAsia mengakses penawaran harga terbaik paket penerbangan dan hotel di Lombok,” ujar Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga.

PGRI NTB Dorong Pemda Usulkan PPPK Dalam Jumlah Maksimal

”Misalnya Mataram, ada kuota seribu peserta, ya usulkan saja sebanyak dua ribu,” sarannya.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Efek Korona, SMK di NTB Belum Boleh Gelar Prakerin

”Sampai sekarang, kami masih melarang kegiatan itu,” kata Kepala Seksi Peserta Didik Bidang Pembinaan SMK Dinas Dikbud NTB H Makbullah, pada Lombok Post, Rabu (2/12/2020).

Korporasi Indonesia Memburu Inovasi dan Kolaborasi dengan Startups Singapura

JAKARTA– Pandemi mendorong perusahaan Indonesia memburu inovasi, solusi teknologi, dan pasar baru melalui kolaborasi, termasuk dengan mitra regional perusahaan Singapura melalui Enterprise Singapore. Korporasi Indonesia fokus berinvestasi dalam teknologi dan solusi inovatif di sejumlah sektor semisal konstruksi, keuangan dan kesehatan.

Unram Kukuhkan Tiga Guru Besar

”Jabatan profesor memiliki tanggung jawab yang besar karena merupakan ujung tombak untuk melakukan riset-riset dan inovasi,” katanya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks