alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Pencairan THR Jadi Solusi Jangka Pendek Putar Ekonomi

MATARAM-Tunjangan Hari Raya (THR) diyakini sebagai salah satu cara membantu meningkatkan daya beli masyarakat. Dengannya pergerakan ekonomi jangka pendek akan melaju lebih cepat.

Karenanya, pengamat ekonomi Iwan Harsono mengingatkan para pengusaha mempercepat pencairan THR. ”Perlu ada penekanan supaya pengusaha ini mencairkan THR secepatnya untuk mengerek pemulihan ekonomi NTB,” ujarnya,  (22/4).

Ia menilai, pertumbuhan ekonomi tahun ini tak akan bergerak signifikan jika daya beli masyarakat masih tertekan. Kabar kurang baiknya, data pertumbuhan ekonomi Kota Mataram yang mengalami minus 5,5 persen, Lombok Utara minus 7,4 persen, dan Kota Bima minus 4,95 persen. Artinya, daya beli masyarakat berperan penting untuk memulihkan ekonomi saat ini.

”Kita harapkan tahun ini daya beli meningkat, meskipun tidak akan sama seperti sebelum pandemi tapi setidaknya lebih baik dari tahun kemarin,” jelas Iwan.

Terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) NTB Ni Ketut Wolini mengatakan, 70 persen pengusaha NTB kesulitan membayar THR. Disebabkan aktivitas ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Meski vaksinasi memberikan harapan baru bagi pihaknya. ”Jangankan untuk membayar THR, membayar cicilan kredit bank saja masih belum mampu akibat kondisi ini,” keluhnya.

Kondisi saat ini kata dia, banyak perusahaan yang harus merumahkan para pekerjanya. Ada pula yang mengganti sistem kerja dengan masuk bergantian, atau bahkan harus menutup usahanya.

”Dalam situasi seperti ini harus ada pembicaraan antara pekerja dan pengusaha. Harus ada pengertian satu sama lain, tidak harus saling memaksa,” imbuhnya. (eka/r9)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks