alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Satgas BUMN-NTB Serahkan Bantuan Alat Medis

Diterima Pemkot Mataram dan Pemda Lombok Timur

MATARAM-Satuan Tugas Badan Usaha Milik Negara Wilayah NTB (SATGAS BUMN-NTB) kembali menyerahkan bantuan peralatan medis untuk penanggulangan penyebaran Covid-19 di Provinsi NTB. Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari Program Penyaluran Bantuan 1000 APD SATGAS BUMN kepada Provinsi NTB serta 10 kota dan kabupaten lainnya di NTB. Bantuan kali ini diterima oleh Pemerintah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Timur.

Bantuan alat medis di Kota Mataram diterima langsung oleh Walikota Mataram H Ahyar Abduh. Yang diserahkan oleh Ketua Harian Satgas BUMN NTB didampingi oleh perwakilan BUMN lainnya. Bantuan tersebut terdiri atas 120 pcs Baju Hazmat, 120 masker N95, 120 sarung tangan plastik, 30 kaca Face Shield, 30 kaca Goegle, 30 sepatu Booth.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diserahkan oleh Tim BUMN, bantuan ini memang sangat dibutuhkan saat ini dan akan sangat membantu para tenaga medis dalam merawat para warga yang terdampak Covid-19,” singkat Walikota Mataram H Ahyar Abduh, Rabu (22/4).

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Satgas BUMN-NTB Pari Wijaya mengatakan, bantuan yang  disalurkan diprioritaskan untuk rumah sakit rujukan serta  puskesmas-puskesmas di wilayah kota/kabupaten  yang masuk dalam area zona merah.

“Yang masuk zona merah saja (mendapat bantuan),” imbuhnya.

Pada kesempatan itu pula, Satgas BUMN-NTB juga menyalurkan bantuan kepada Pemkab Lombok Timur. Yang diserahkan Koord SATGAS BUMN-NTB Kabupaten Lombok Timur Azis didampingi oleh BUMN lain. Serta diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur H M Sukiman Azmi dan Kepala BPBD Kabupaten Lombok Timur.

Bantuan Ditujukan kepada RS Rujukan Dr. Soedjono Selong, Lombok Timur berupa 100 set APD terdiri dari 100 pcs Baju Hazmat, 100 masker N95, 100 sarung tangan plastic, 25 kaca Face Shield, 25 kaca Goegle, 25 sepatu Booth.

Perlu diketahui, sebelumnya SATGAS BUMN NTB telah menyalurkan bantuan 200 APD kepada RSUD Prov NTB yang diterima langsung oleh Dirut RSUD Prov NTB pada hari Sabtu, 18 April 2020. Berupa 200 set hazmat, 200 masker N95, 200 sarung tangan karet, 50 helm dan face shield standar, 50 kaca mata google, dan 50 sepatu boots yang diperuntukkan bagi tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB

Selain itu, bantuan-bantuan ini berasal dari 31 perusahaan BUMN di NTB. Antara lain ITDC, PT TASPEN (PERSERO), PT TELKOM, PT PLN, Pertamina, Pelindo III, Jasa Raharja, ASDP, Garuda Indonesia, BULOG, Damri, PT POS, Kimia Farma, PNM, Waskita, Angkasa Pura, Pegadaian, Jamkrindo, Asabanri, Wika,Pelayaran nasional Indonesia, Jasindo, BGR Logistics, Askrindo, Abipraya, Airnav, Perusahan Perdagangan Indonesia, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BTN dan Bank BRI disalurkan secara bertahap.

Pembentukan Satgas Tanggap COVID-19 BUMN ini, diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan mempermudah seluruh BUMN di Provinsi NTB dalam menyortir prioritas untuk memberikan dukungan moral maupun moril kepada masyarakat dalam penanggulangan COVID-19. (ewi/*)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks