alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Distan Loteng Pacu Produksi Semangka Tanpa Biji

PRAYA–Dinas Pertanian Lombok Tengah (Loteng) terus memacu peningkatan produktivitas lahan dan kualitas aneka tumbuhan. ”Kami sedang mengusahakan bisa memproduksi semangka tanpa biji. Bahkan berusaha untuk menjadikan Lombok Tengah sebagai sentra produksinya,” kata Muhammad Solihin, kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian (Distan) Lombok Tengah kepada Lombok Post, Minggu (23/8/2020).

Selain itu pihaknya juga mulai merambah pertanian bawang merah, melon, dan cabai merah. Bahkan sejumlah kelompok tani hidroponik, khususnya komoditas selada, sudah dipasarkan di pusat perbelanjaan modern.

Ia berharap, Desa Kateng yang ada di Lombok Tengah bisa menjadi sentra produksi tanaman-tanaman tersebut layaknya yang ada di Sembalun, Lombok Utara. Dilihat dari potensi bisnisnya, diyakini sangat besar dan bisa menyejahterakan. ”Bawang merah bersama melon golden, keduanya ditanam di Desa Kating. Untuk melon net, ada di Desa Ganti. Saat ini fokus kami adalah untuk terus meningkatkan produksi dan menjadikan desa-desa yang ada di Lombok Tengah sebagai sentra utamanya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, petani bisa memperoleh 8-10 ton dalam sekali panen untuk keempat komoditas tersebut. ”Target kami September 2020 nanti sudah bisa ditanam,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini para petani Lombok Tengah sedang dalam masa panen buah semangka biji. Meski begitu pihaknya mengaku mengalami kesulitan pasar akibat susahnya melakukan pengiriman ke luar kota akibat pandemi. ”Kita biasa kirim ke Pulau Jawa dan Bali. Tak adanya pengiriman ini membuat jumlah semangka kita alami penumpukan. Hal ini berimbas pada harganya di tingkat petani yang menjadi sangat murah. Mulai dari Rp 5.000 per buah,” ujarnya.

Hal ini diakui Suparman, salah satu penjual semangka biji di kawasan bypass Bandara Internasional Lombok (BIL). Ia menjual buahnya mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 45.000. ”Stok menumpuk, syukurnya tetap banyak yang beli karena murah,” ujarnya.

Menurutnya, semangka biji khas Lombok memiliki cita rasa berbeda. ”Rasanya lebih manis, kandungan airnya juga banyak. Mungkin karena kondisi tanah kita yang cocok dengan tanaman ini,” katanya. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks