alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Mustaen: Tabungan Dinar yang Menguntungkan

MATARAM-Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya. Pribahasa ini erat kaitannya dengan pola hidup hemat untuk merencanakan keuangan. Menabung merupakan salah satu cara sederhana, aman, dan menguntungkan perencanaan keuangan sehingga dapat mengantisipasi berbagai hal terkait keuangan pada masa mendatang. Masing-masing orang punya cara tersendiri menyimpan uangnya. Ada yang masih berkutat dengan cara konvensional dengan menabung di celengan, menyimpan uangnya dibawah bantal, dan menabung di bank.

Dalam menyimpan uangnya, masyarakat tentu perlu mempertimbangkan faktor keamanan, kenyamanan, kemudahan, keuntungan, dan dampak positif lainnya.  Selain itu, faktor utama lain terkait umat muslim, khususnya terkait riba.

Untuk persoalan ini, masyarakat kini sudah punya banyak pilihan melalui bank-bank syariah.

Salah satunya, Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah Dinar Ashri atau biasa disebut Bank Dinar. Mereka hadir untuk menjawab tantangan tersebut dan memenuhi kebutuhan akan sebuah Bank Syariah yang dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keuntungan kepada masyarakat.

Untuk saat ini, Bank Dinar memiliki enam produk tabungan dan satu produk deposito. Direktur Utama Bank Dinar Mustaen menyatakan, pihaknya akan meluncurkan  tiga produk tabungan lagi pada semester I tahun ini. ”Tabungan Dinar merupakan salah satu produk Tabungan Bank Dinar dengan akad bagi hasil,” jelansya.

Tabungan Dinar ini dapat digunakan oleh badan hukum, pengusaha, maupun masyarakat umum. Tabungan Dinar memiliki nisbah bagi hasil bertingkat sesuai saldo nasabah. ”Semakin tinggi saldo nasabah, maka nisbah bagi hasil yang menjadi bagian nasabah semakin tinggi,” ujarnya.

Nisbah bagi hasil untuk saldo tertinggi adalah 70 persen: 30persen, bagi hasil yang diperoleh nasabah saldo tertinggi pada Januari 2019 setara dengan 5,9 persen. ”Bagi hasil tabungan sebesar ini sangat menguntungkan nasabah,” ujarnya, Sabtu (23/2).

Keuntungan lain dari Tabungan Dinar ini, yakni gratis biaya administrasi  bulanan. Dengannya saldo tabungan nasabah tidak mungkin berkurang. Syarat membuka Tabungan Dinar juga sangat mudah, yaitu cukup dengan Rp 25.000 dan fotokopi KTP. ”Setorannya juga sangat ringan, minimal Rp 10.000, dapat ditarik kapanpun selama jam buka kantor atau melalui ATM Dinar,” imbuhnya.

Bank Dinar juga mampu melayani penarikan dalam jumlah besar dan sangat bersaing dengan bank lainnya. Dengan menabung, masyarakat juga berperan membantu pembangunan ekonomi NTB lebih produktif. Sebab,  Bank Dinar akan menyalurkan dana tabungan nasabah untuk pengembangan usaha dan pembelian barang modal bagi masyarakat yang membutuhkan. ”Sebagai bank lokal, tentu dana tersebut seluruhnya diputar di NTB sehingga sangat bermanfaat bagi ekonomi daerah,” tegasnya.

Bank Dinar juga dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga dana masyarakat aman. Selain itu, Bank Dinar memiliki kesehatan yang sangat baik. Juga telah memiliki aset hampir Rp 500 miliar. Bank Dinar dipastikannya dikelola dengan amanah dan profesional. ”Karena itu, mari membuka Tabungan Dinar di Kantor Pusat Bank Dinar yang berada di Jalan Sriwijaya 394, Blok X-XI, Mataram. Alamat kantor cabang dan kas dapat dilihat pada website kami, www.bprsdinarashri.co.id,” pungkasnya. (tan/r4/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks