alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Terdampak Korona, Ini Enam Kemudahan Cicilan Hutang Anda di Bank

MATARAM-Debitur terdampak kasus korona, mempunyai enam pilihan restrukturisasi kredit. Untuk penundaan dalam koridor restrukturisasi kredit, ada beberapa pilihan yang dapat disepakati antara bank atau perusahaan pembiayaan dengan debitur.

”Antara lain penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu, pengurangan tunggakan pokok, pengurangan tunggakan bunga, penambahan fasilitas kredit/pembiayaan, dan konversi kredit/pembiayaan menjadi modal,” kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB Farid Faletehan, Kamis (25/3).

Dijelaskan istilah kelonggaran, keringanan atau penundaan dan sejenisnya merupakan bahasa publik yang perlu diterjemahkan dalam bahasa teknis perbankan. Ini sesuai dengan ketenuan yang sudah dikeluarkan OJK (POJK No. 11/POJK.03/2020).

”Bagi para debitur yang mengalami  pelambatan kegiatan usaha karena dampak penanganan penyebaran covid-19 diminta untuk menghubungi bank supaya dicarikan solusi terbaik melaui upaya restrukturisasi kredit,” jelasnya.

Setiap bank atau perusahaan pembiayaan, masing-masing mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Sehingga penanganan restrukturisasi akan berbeda-beda juga, disesuaikan dengan kemampuan mereka.

”Bagi debitur yang tidak terdampak atau masih dapat menjalankan usahanya dan masih memiliki kemampuan keuangan untuk mengangsur, diharapkan untuk tetap dapat memenuhi kewajibannya,” terangnya.

Dikatakan semua pihak harus sama-sama menyadari kredit yang diberikan oleh lembaga keuangan kepada debitur berasal dari dana masyarakat yang pada saatnya juga harus dikembalikan. Apabila lembaga keuangan tidak bisa mengembalikan dana masyarakat, maka kepercayaan masyakat  akan runtuh dan dapat menyebabkan masalah yang lebih besar lagi.

”Semoga dengan adanya kebijakan relaksasi ini dapat memberikan manfaat buat nasabah dan eksistensi lembaga keuangan juga tetap terjaga dengan baik,” tambahnya.

Ditegaskan, semua lembaga keuangan perbankan maupun perusahaan pembiayaan ikut aturan OJK. Kebijakannya sama, relaksasi ini dasarnya adalah nasabah yang terdampak korona. Baik itu UMKM maupun non UMKM. Biasanya kredit cicilan yang biasa lancar dan terasa terdampak, tetapi kalau memang ada kaitannya dengan korona bisa diajukan ke bank.

Seorang pengusaha travel Mayawati mengatakan usahanya ikut terdampak dengan mewabahnya covid-19. Apalagi dengan adanya imbauan untuk diam di rumah, membuat bisnis tidak bisa dijalankan.

”Tentunya kita terbantu dengan adanya kebijakan kelonggaran kredit di bank ini,” kata pengusaha bidang pariwisata tersebut. (nur/r4)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks