alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Bantu Promosi, Pemkab Loteng Gandeng UMKM di Banyak Acara

PRAYA-Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Tengah M Ikhsan menyebut, dampak Covid-19 turut dialami pelaku UMKM binaannya. Masalah yang dialami disebabkan karena kesulitan memperoleh bahan baku, serta minimnya ketersediaan pasar.

”Dari 38.674 pelaku UMKM di Loteng, beberapa usaha besar masih bertahan. Sedangkan yang kecil atau pendapatannya masih di bawah Rp 1.000.000 hingga Rp 2.000.000 sebulan, tutup sementara. Sisanya memilih untuk berhenti,” katanya kepada Lombok Post, Minggu (23/8/2020).

Sebab itu, pihaknya terus berupaya membantu agar pelaku UMKM Loteng bisa tetap melanjutkan usaha. Ia memastikan UMKM bisa memperoleh beragam bantuan stimulus secara merata.

Satu contoh yang dilakukan, menggandeng mereka untuk memasarkan produknya dalam setiap kegiatan atau acara yang digelar.

”Salah satunya bantuan Rp 2.400.000 yang akan cair hari ini (kemarin,Red). Kita sudah pastikan semua UMKM terdata, sisanya tinggal pusat yang melakukan verifikasi,” jelasnya.

Untuk acara, diutamakan UMKM yang sudah memiliki legalitas. Berizin PIRT dan mengantongi sertifikat halal dari MUI. Produk yang dihadirkan berasal dari usaha yang berbeda-beda, sejalan dengan tema acara. ”Beda event, beda pula UMKM yang digandeng. Supaya bergiliran semua punya kesempatan,” katanya.

Upaya ini diklaimnya disambut antusias. Termasuk oleh para pemilik usaha yang tergabung dalam UMKM Kube Barma. Rukma, selaku ketua mengatakan, undangan partisipasi cukup ampuh menjadi sarana promosi. ”Covid-19 memang membuat tingkat penjualan serempak menurun. Tapi kami tetap produksi dan promosi,” katanya.

Dijelaskan, UMKM asal Kopang ini berisikan 15 anggota pemilik usaha berbeda. Terdiri dari aneka produk pangan hasil pertanian. Tak hanya mengolah, seluruh anggota juga menanam sendiri bahan bakunya.

Selain olahan sayuran, kini pihaknya sedang mencoba merambah produksi pembuatan sambal cengeh dan penyedap rasa. ”Tanpa pengawet dan micin sehingga bisa dikonsumsi anak-anak sekalipun. Kami harap inovasi ini bisa membantu UMKM Loteng agar tetap eksis di tengah pandemi,” ujarnya. (eka/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks