alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

MATARAM–Penguatan UMKM penting agar perekonomian tetap menggeliat. Salah satu yang diperlukan adalah sertifikasi halal.

Ketua Pelaksana LPPOM MUI NTB Rauhun menargetkan 125 usaha yang telah mengajukan sertifikasi halal dapat dirampungkan hingga akhir 2020. ”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Sejak dikukuhkan April lalu, 144 usaha NTB sudah berizin dan segera mengantongi sertifikat halal. Sebanyak 121 diantaranya didapatkan dari bantuan yang disalurkan oleh pemerintah pusat melalui SKPD terkait. Yakni DPM-PTSP 81 usaha seluruh NTB. Serta Dinas Koperasi dan UMKM sebanyak 40 usaha seluruh Lombok. Sedangkan 23 sisanya, melakukan pengajuan mandiri. ”Sudah ada penandatanganan. Tinggal menunggu sertifikatnya diterbitkan dari pusat,” katanya.

Cukup banyak pengusaha yang datang berkunjung ke kantornya untuk berkonsultasi. Sosialisasi dan pembinaan wajib halal bagi pelaku usaha juga digencarkan. Tujuannya, produk usaha UMKM NTB bisa diterima baik di tingkat nasional maupun Intrenasional. ”Sejauh ini pun prosesnya berjalan sangat lancar,” ujarnya.

Sejumlah usaha juga rutin memberikan laporan berkala kepada LPPOM setiap enam bulan sekali. ”Apakah mereka ada produk baru atau tambahan bahan pada produk tersebut,” tambahnya.

Biaya sertifikasi halal LPPOM MUI untuk industri kecil atau UMKM tingkat kabupaten kota Rp 2.500.000. Sedangkan untuk industri besar biaya mencapai Rp 5.000.000. Pihaknya memiliki kebijakan untuk subsidi pembiayaan bagi pelaku industri yang membutuhkan. “Bisa jadi mereka usaha yang ikut terdampak gempa, korona, dan musibah lainnya. Jadi akan kami cek dulu kondisi riilnya seperti apa,” ujar wanita berkacamata ini. (eka/r9)

 

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks