alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

OJK NTB : Waspada Inventasi Ilegal Bernama DNA Pro

MATARAM-Satgas Waspada Investasi (SWI) NTB meminta masyarakat mewaspadai penawaran investasi illegal bernama DNA Pro. Ini merupakan salah satu entitas yang dipastikan masuk daftar entitas illegal. Sejatiya juga telah dihentikan SWI Pusat sejak 3 November tahun lalu. ”Masyarakat harus waspada berbagai upaya penawarannya,” kata kepala OJK NTB selaku Ketua SWID NTB Rico Rinaldy, kemarin (25/1).

Polanya, DNA Pro menjalankan kegiatan penjualan atau penawaran investasi berbasis robot trading. Menggunakan sistem penjualan secara langsung dan tanpa izin. Iming-iming keuntungan juga tinggi. Disebarkan melalui sarana media sosial, hingga kegiatan roadshow di hotel maupun ruang-ruang publik. Meski demikian, masyarakat jelas tetap perlu membentengi diri demi menghindari minat bergabung hingga tingginya risiko dana pribadi yang hilang. ”Jika mencurigakan, masyarakat dapat langsung konsultasi atau melapor ke kantor OJK,” katanya.

Selain DNA Pro, ada juga sederet entitas investasi bodong lainnya. Diantaranya PT Saratoga Investama Reksadana, Robot Trading Pansaka (Auto Trade Gold). Ada juga FX Family yang menggunakan pola kegiatan perdagangan berjangka atau forex tanpa izin, Fahrenheit Robot Trading dengan kegiatan perdagangan berjangka atau aset kripto tanpa izin. Selanjutnya Indonesia Crypto Exchange serta Smart Gold/Smartavatar Co. Ltd. sebagai bursa perdagangan aset kripto tanpa izin.

Baca Juga :  Dorong Pemulihan Sektor Properti, PUPR Permudah Pembiayaan Rumah

Ia meminta masyarakat untuk memastikan entitas yang bersangkutan sebelum memulai investasi di sana. Pastikan entitas tersebut telah mengantongi perizinan oleh otoritas yang berwenang sesuai kegiatan usaha yang dijalankan. Selanjutnya memastikan mereka telah memiliki izin penawaran produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar. Masyarakat juga bisa mempelajari dan memahami secara menyeluruh sederet risiko dari investasi yang diminatinya.

”Daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id,” papar Rico. (eka/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/