alexametrics
Kamis, 9 April 2020
Kamis, 9 April 2020

Tak Kalah Dengan Buatan Pabrik, Penyemprot Disinfektan “Made in NTB” Mulai Unjuk Gigi

Target 100 Unit Disebar di Lokasi-lokasi Strategis

Berita Terkait

MATARAM-Pemprov akan memasang 100 unit sprayer disinfektan di beberapa tempat di NTB. ”Disebar di tempat-tempat strategis, fasilitas umum se-NTB nanti,” kata Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti, kemarin (25/3).

Sprayer disinfektan tersebut merupakan produksi industri kecil menengah (IKM) NTB. Mereka akan memproduksi beberapa jenis penyemprot disinfektan yang cocok dipasang di beberapa lokasi. ”Ini baru kita tes saja, sedang kita coba beberapa prototipe sebagai contoh,” katanya.

Para IKM yang membuat sprayer disinfektan merupakan binaan Dinas Perindustrian NTB. Mereka membuat prototipenya di STIP Banyumulek. ”Ada yang dipasang di pintu gerbang dan masuk boks seperti di bandara,” katanya.

Bila contoh-contoh itu berhasil, ke depan akan diproduksi lebih banyak lagi sehingga alat buatan IKM NTB bisa dipakai secara luas. ”Ini untuk tahap awal saja yang 100 unit,” katanya.

Di STIP, kini para IKM tengah membuat tiga model sprayer disinfektan yakni model Surabaya, Malang, dan model gapura. ”Semua dalam proses untuk prototipenya baru kemudian perbanyak produksi,” katanya.

Dia yakin para IKM di NTB sangat mampu membuatnya. Selain misi membantu mengatasi penanganan covid-19, pemberdayaan IKM juga bisa meningkatkan nilai ekonomi di tengah bencana yang membuat perekonomian makin terpuruk. ”Ini adalah peluang yang harus dimanfaatkan para IKM kita,” katanya.

Selain sprayer disinfektan, beberapa IKM juga tengah memproduksi masker kain dengan bahan yang aman digunakan. Masker-masker itu nanti akan sangat berguna bagi masyarakat. ”Ini untuk mengatasi kelangkaan masker,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengatakan, alat buatan IKM lokal itu akan disebar di berbagai tempat strategis dan sekolah-sekolah di seluruh NTB. ”Mudah-mudahan ini cara konkret membantu IKM dan ekonomi kita di masa sulit ini,” katanya.

Selain membantu menangani pandemi virus korona, pada saat bersamaan juga bisa meningkatkan kemampuan teknologi daerah. ”Teknologinya sederhana dan IKM-IKM di NTB bisa membuatnya,” ujar Zul di akun media sosialnya.

Zul mendorong SMK-SMK di NTB membuat inovasi teknologi agar masyarakat bisa lebih mudah mengatasi virus corona. ”Bagi SMK dan IKM yang ingin berkonsultasi persoalan bahan dan teknologinya bisa ke STP Banyumulek,” katanya. (ili/r5)

- advertisement mobile-
- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona, Suhaili Tak Mau Setengah Hati

PRAYA-Penanganan penyebaran Covid-19, atau Virus Korona di Lombok Tengah harus dilakukan maksimal. ”Dari tingkat kepala keluarga (KK), lapisan masyarakat yang paling inti,” tegas Bupati...

Gubernur Resmikan Gedung Baru STIP

MATARAM-Science Technology and Industri Park (STIP) NTB punya gedung baru. Peresmian dilakukan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, kemarin. “Mudah-mudahan UKM-UKM kita punya wadah dan bisa segera...

NTB Dijatah 50.299 Kartu Pra Kerja

MATARAM-Pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran bisa terjadi bila perekonomian terus melemah akibat Covid-19. ”Pemerintah mengantisipasi dengan pemberian kartu pra kerja bagi mereka yang diberhentikan,”...

Extrajoss Dukung Taya Tahan Pahlawan Korona

GIRI MENANG-Msyarakat tengah dihadapkan pada wabah virus korona. Extrajoss sebagai produk minuman kesehatan yang mengandung Vitamin B Complex dan Ginseng memberikan sumbangan produk kepada...

Tarif Listrik Non Subsidi Tidak Naik

MATARAM-Sebanyak 868.552 pelanggan PLN di NTB mendapatkan keringanan tagihan listrik dan token gratis. ”PLN ikut meringankan beban masyarakat selama pandemi Covid-19 ini,” kata Fauzi...

Kota Mataram Belum Mau Tiru Jakarta Terapkan PSBB

MATARAM-Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh penuh percaya diri. Ia yakin bisa mengatasi wabah virus Korona. "Kita maksimalkan cara yang sekarang,” kata Ahyar, kemarin. Ia...

Paling Sering Dibaca

Innalillahi, PDP Korona, Anggota DPRD Lombok Barat Meninggal Dunia

GIRI MENANG-Seorang Anggota DPRD Lombok Barat (Lobar) berinisial HM meninggal dunia Rabu (8/4) sore. Anggota dewan Dapil Lingsar-Narmada dari Partai Berkarya ini meninggal dengan...

Waspada Penularan Lokal Korona, Klaster Aikmel Sudah Menular ke Tiga Pasien Baru

MATARAM—Jumlah  pasien positif Covid-19 NTB bertambah menjadi 10 orang. Dua pasien baru berasal dari Lombok Timur. ”Keduanya punya riwayat kontak erat dengan pasien 01,” kata...

Sembuh dari Korona, Ini Pesan Hj Yuyum Warga Aikmel yang Sempat Dirawat di RSUP NTB

MATARAM- Pasien Korona 01, Hj Yuyum Minwaroh asal Aikmel,  Lombok Timur telah dinyatakan sembuh dari korona. Hasil dua kali tes menyatakan dirinya bersih dari...

Kontak dengan Pasien Positif Korona asal Lombok Tengah, 13 Tenaga Medis di Lobar Diisolasi

GIRI MENANG-Sejumlah tenaga medis di dua fasilitas kesehatan yang ada di Lombok Barat (Lobar) diisolasi mandiri. Tenaga medis ini diketahui kontak dengan salah satu...

Tak Ada Yang Aman dari Korona, Semua Wilayah NTB Zona Merah

MATARAM-- Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahsanul Khalik menegaskan, tidak ada daerah di NTB yang aman dari virus Korona. ”Meski baru empat daerah yang...
- advertisement mobile-
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com