alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

New Normal, Pasar Hewan Selagalas Kembali Dibuka

MATARAM–Pasar Hewan Selagalas kembali dibuka, Kamis (25/6/2020). Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram H Mutawalli mengatakan, hal itu dilakukan karena banyaknya permintaan masyarakat untuk menghidupkan kembali perekonomiannya.

 

”Para penjual, penjagal, pengusaha, semua kalangan minta untuk buka. Biarlah mereka mengais rezeki setelah tiga bulan ekonominya mati suri,” katanya kepada Lombok Post.

 

Hari pertama beroperasi, aktifitas terbilang sepi dibanding dulu. Jumlah pedagang sapi berkurang, dibarengi penurunan jumlah pembeli. Wahid, salah satu pedagang sapi menduga hal itu lantaran pedagang asal kabupaten lain belum banyak mengetahui perihal beroperasi kembalinya pasar hewan tersebut. ”Sepi, mungkin karena hari pertama belum banyak yang tau kalau pasarnya sudah buka,” katanya.

 

Sepinya aktifitas pasar membuat beberapa pedagang memilih menurunkan harga sapinya. Hal itu terpaksa dilakukan supaya mereka tidak pulang dengan tangan kosong. Terlebih, para pembeli juga cukup alot saat melakukan negosiasi. ”Beberapa jenis sapi tertentu kami turunkan harganya. Supaya lebih cepat mendapat kesepakatan dengan pembeli,” tuturnya.

 

Ketua Jagal Kota Mataram Muhidin membenarkan adanya penurunan harga sapi tersebut. Menurutnya, jika kondisi pasar bisa kembali ramai seperti dulu, maka harga sapi normal kembali. Meski hal itu terbilang cukup sulit akibat himbauan physical distancing, serta pengawasan ketat dari gugus tugas penanganan Covid-19 yang berjaga di sekitar. ”Kalau pasar sudah dibuka 3-4 kali mungkin bisa normal kembali. Karena pedagang juga tidak mungkin mau merugi terus-terusan kan,” jelasnya.

 

Meski begitu, dibuka kembalinya pasar hewan Selagalas tetap membawa keuntungan bagi beberapa pihak. Salah satunya pemilik warung kaki lima. Hayawati, misalnya. wanita paruh baya ini akhirnya kembali berpenghasilan sejak tiga bulan lalu berhenti jualan karena terdampak Covid-19. ”Mau jualan di mana lagi kalau bukan di sini. Jadi selama pasar ditutup, tidak ada uang masuk. Sekarang Alhamdulillah mulai ada meski tidak sebanyak dulu,” ujarnya. (eka/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks