alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

OJK NTB Ajak Masyarakat Waspadai Investasi Ilegal

MATARAM–Kegiatan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2020 diadakan secara virtual. Ini  sebagai rangkaian peringatan 43 Tahun diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.

Kegiatan sekaligus bertujuan meningkatkan literasi serta inklusi masyarakat. Termasuk menumbuhkan jumlah investor di Pasar Modal Indonesia.

Salah satu seminar mengangkat tema investasi illegal dan kewaspadaan masyarakat dalam berinvestasi. Menghadirkan pembicara Tongam L Tobing, ketua Satgas Waspada Investasi. ”Hasil investasi illegal hingga September 2020 ditemukan sebanyak 195 entitas investasi illegal, 75 entitas gadai illegal, dan 820 entitas fintech peer-to-peer lending illegal,” ucapnya.

Biasanya, yang ditawarkan akan menjanjikan keuntungan tidak wajar secara cepat. Menjanjikan bonus dari perekrutan anggota baru alias member get member. Ada juga klaim tanpa risiko hingga legalitasnya yang tidak jelas. ”Mereka punya izin kelembagaan namun tidak punya usaha. Ada pula yang memiliki izin kelembagaan dan izin usaha namun melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai izinnya,” paparnya.

Yang disoroti, masyarakat yang terlalu mudah tergiur dengan bunga tinggi. Banyak yang belum paham soal investasi hingga kemudahan dalam pembuatan investasi illegal. Sehingga dampaknya akan menimbulkan ketidakpercayaan dan image negatif terhadap produk keuangan di Indonesia.

”Potensi jumlah korban cukup besar, sehingga menggangu proses pembangunan secara keseluruhan,” kata Tobing.

Selain itu, modus investasi ilega juga melakukan kegiatan penasehat investasi tanpa izin. Penawaran Investasi dengan skema money game, dan duplikasi website perusahaan berizin. ”Jadi mereka mengatasnamakan perusahaan berizin untuk menimbulkan rasa percaya. Menggunakan logo instansi seolah-olah mereka diawasi instansi terkait. Padahal itu hanya kamuflase,” tambahnya.

Data OJK NTB menunjukkan di wilayah ini  sejumlah investasi ilegal beredar dan sudah masuk daftar SWI. ”Diantaranya VB Data/BDIG Big Data, HIPO, Hector Trade community, Forum Komunikasi Persaudaraan Nusantara/FKPN, AutoGajian, dan Vtube/PT. Future View Tech. Sedangkan fintech illegal ada Dana Kilat, Dananow, serta Adadana,” jelas Farid Faletehan, ketua OJK NTB.

Untuk itu sejumlah tindakan preventif dan represif dilakukan sebagai upaya penanganan. Dengan menghentikan aktivitas perusahaan investasi illegal, mengajukan blokir website kepada kemenkominfo, memperkuat proses penegakan humum. Termasuk mengumumkan investasi illegal secara masif ke masyarakat. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” jelas Syafii.

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks