alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Korona Hantam Pariwisata, 14 Hotel Berbintang di Lombok Tutup Sementara

VIRUS Korona memang telah menyebabkan ekonomi dunia kocar kacir. Di NTB, hingga Kamis (26/3), dipastikan sebanyak 14 hotel berbintang telah menghentikan operasional. Hotel-hotel tersebut tersebar di Lombok Utara, Lombok Barat, dan Kota Mataram. “Mereka tutup sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal, kemarin (26/3).

Hotel-hotel yang tutup tersebut adalah The Oberoi Hotel, Ombak Sunset,  Living Asia Resort, Anema Wellness Resort, Ombak Paradise, Mahamaya, Pondok Santi Estate, dan Divine Divers Resort di Lombok Utara. Sebagian besar hotel tersebut ada di kawasan wisata tiga gili.

Sementara di Lombok Barat terutama di kawasan wisata Senggigi adalah Puri Mas Resort, Raja Villa Resort, The Chandi Boutique Resort & Spa, dan Sudamala Resort. Sementara hotel dalam kota di Mataram yakni Lombok Astoria Hotel dan Grand Madani Hotel.

Selain hotel, pusat perbelanjaan yakni Lombok Epicentrum Mall kata Faozal akan tutup pada 27 Maret 2020 sampai dengan 7 April 2020.

Terkait hal ini, saat ini kata Faozal, pemberian stimulus untuk industri perbankan untuk para pengusaha sudah berlaku sejak 13 Maret 2020 sampai dengan 31 Maret 2021. Perbankan diharapkan dapat proaktif dalam mengidentifikasi debitur-debiturnya yang terkena dampak penyebaran Covid-19. Termasuk para pengusaha sektor pariwisata.

Pemberian stimulus tersebut kata dia, ditujukan kepada debitur pada sektor-sektor yang terdampak penyebaran virus Korona. Termasuk dalam hal ini debitur UMKM dan diterapkan dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian yang disertai adanya mekanisme pemantauan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dalam penerapan ketentuan (moral hazard).

Dinas Pariwisata sendiri pada awal pekan ini telah mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan untuk membahas penanganan dan dampak pandemi virus Korona di sektor pariwisata di NTB. Pertemuan tersebut memutuskan pentingnya pemberian insentif pajak bagi hotel/restoran tidak hanya di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, tetapi juga bagi hotel/restoran se-NTB.

Kemudian mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk memberikan fleksibelitas pembayaran PB1 tanpa denda selama satu tahun sebelum diterbitkannya juknis/juklak tentang pembebasan pajak hotel/restoran se-NTB.

Juga penghapusan pajak penghasilan (PPh) pasal 21 selama satu tahun, dan fleksibelitas pembayaran BPJS ketenagakerjaan selama 6 bulan mulai bulan April hingga September 2020 dan memberikan klaim yang diajukan oleh setiap karyawan.

“Dan setelah ini, kita ingin pemerintah pusat menginstrusikan kepada kementerian/lembaga untuk melaksanakan event-event nasional di Provinsi NTB paska Covid-19,” katanya.(kus/r6/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks