alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Ekonomi Membaik, Jangan Lagi Batasi Kegiatan

MATARAM-Kondisi ekonomi terus menunjukkan trens positif tahun ini. Untuk itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apind) NTB I Wayan Jaman Saputra berharap tak ada lagi hambatan dengan pembatasan kegiatan seperti yang dterapkan tahun-tahun sebelumnya. ”PPKM lebih menjadi ancaman pengusaha dibanding Korona itu sendiri,” ujarnya, Kamis (27/1).

Terkait ancaman Omicron, pihaknya mengaku tak akan menjadikannya hambatan baru. Yang jelas bagaimana masyarakat tetap waspada dan tak lengah. Untuk itu pihanya berharap vaksinasi pun dapat terus digenjot. ”Yang penting prokes serta CHSE di setiap lokasi wisata, demi virus tak lagi tersebar luas di NTB,” katanya.

Menurutnya, pengusaha NTB patut berbangga. Sebab perekonomian NTB terus digenjot oleh sejumlah faktor. Diantaranya pelasanaan MotoGP di Mandalika mendatang, hingga berbagai destinasi wisata menarik. Ini menjadikan aktivitas jual beli dan kondisi ekonomi melesat membaik dibanding tahun sebelumnya. Jika ekonomi lokal bisa mempertahankan stabilitas, maka kendala rantai pasok hingga kenaikan harga sejumlah komoditas tak lagi menjadi masalah berarti.

Baca Juga :  Uniqlo Grand Opening 11 Maret di LEM

”Sebab roda produksi dan jual beli terus berputar. Ini yang terus menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) NTB I Made Arian mengatakan, sejumlah sektor diprediksi menghijau tahun ini. Diantaranya makanan baik jenis segar, beku, maupun olahan. Selanjutnya properti, digital marketing, berikut jasa desain grafisnya. Termasuk ekspedisi hingga fashion. Hal ini melihat tren digitalisasi yang tengah gencar diadaptasi oleh para pelaku usaha. Namun secara garis besar diharapkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi dan berbagai sektor bisnis tahun ini.

”Jelas akan menghijau kalau dilihat dari tren dan mobilitas masyarakat yang lebih leluasa tahun ini,” katanya. (eka/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/