alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

New Carry Pick Up Resmi Hadir di Lombok

MATARAM-Setelah menyelenggarakan peluncuran Suzuki New Pick Up pada pembukaan International Motor Show (IIMS) beberapa hari lalu. PT Suzuki Indomobil Sales secara bertahap meluncurkan New Carry Pick Up di beberapa kota di Indonesia.

NTB menjadi salah satu daerah yang mendapat kesempatan pertama untuk memperkenalkan kendaraan itu. ”Melalui launching New Carry Pick Up, kami optimis pangsa pasar truk ringan terbaru dari Suzuki ini akan mendapat respon yang baik dari pelaku usaha di NTB,” kata Direktur PT Cakra Mobilindo Johan Tjandra, Sabtu (27/4).

Dia optimis pangsa pasar kendaraan andalan Suzuki terbaru ini akan melebihi target penjualan. Data menunjukkan, potensi pikap pada 2018 lalu mencapai lebih dari 60 persen penjualan. ”Kami optimis penjualan New Carry Pick Up bisa tembus 69 persen,” ujarnya.

Rata-rata penjualan tahun lalu 125 unit tiap bulan. ”Kami yakin pikap terbaru ini bisa tembus 2 persen lebih tinggi daripada periode sebelumnya,” jelasnya.

Meski baru beberapa hari diluncurkan, ia memastikan New Carry Pick Up ini akan tersedia di masing-masing dealer terdekat.

”Kalaupun inden, konsumen hanya perlu menunggu kurang dari satu minggu saja,” tuturnya.

Kendaraan ini dibanderol mulai dari Rp 158,5 juta untuk New Carry Pick Up Flat Deck STD. Selanjutnya Rp 161,5 juta untuk New Carry Pick Up Wide Deck STD. Untuk New Carry Pick Up ber AC, seri New Carry Pick Up Flat Deck AC/PS dibanderol Rp 167 juta. Kemudian New Carry Pick Up Wide Deck AC-PS Rp 170 juta. ”Kami memiliki tiga varian warna, ada real black, silky silver, dan superior white,” kata Customer Care Manager dan TFT PT Cakra Mobilindo I GN Bagus Surya Pratama.

”Mobil ini dilengkapi dengan berbagai fitur menarik dan modern. Seperti fitur immobilizer, AC, electric power steering (EPS) dan sliding seat,” ujar Branch Manager PT Cakra Mobilindo Nengah Narendra.

Terpisah, terkait Kontes Legenda Carry yang digelar di Jakarta, Suzuki ST20 tahun produksi 1981 milik Dang Sani Imansyah terpilih menjadi pemenangutama.

”Kami ucapkan selamat untuk para pemenang,” kata Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

Suzuki ST20 tahun 1981 terpilih menjadi pemenang karena memenuhi tiga criteria utama, yaitu menggunakan mesin original berkapasitas 550cc, cat bodi mengacu warna asli, serta kendaraan masih beroperasi dengan baik. ST20 tahun 1981 ini juga memiliki dokumen kepemilikan yang lengkap. Pemenang menerima hadiah satu unit Suzuki New Carry Pick Up. ”Saya memang pecinta Suzuki sejak lama, dari dulu kendaraan Suzuki terkenal awet,” kata sang pemenang. 

Pemenang kedua diraih Suzuki ST20 tahun 1981 milik Fajri Mevoi Matoka asal Gorontalo, dan ketiga dimenangkan Suzuki ST20 tahun 1981 milik Ahmad Chamaludin. Pemenang kedua mendapatkan GSX150 Bandit dan ketiga mendapatkan satu unit Suzuki Nex II Elegant. (tea/r9/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks