alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Kawasan Wisata Senggigi Mulai Ramai, Ekonomi Warga Menggeliat Lagi

GIRI MENANG–Pedagang di seputaran Art Shop, Senggigi, mengaku lega karena penjualannya mulai meningkat. Hal itu seiring kembali dibukanya objek wisata tersebut.

”Keadaan ini membuat kita terbantu. Karena banyak pengunjung jadi ada saja yang belanja di sini,” kata Diana, salah satu pedagang sate bulayak kepada Lombok Post, Sabtu (27/6/2020) lalu.

Ia mengatakan,penerapan kenormalan baru dengan protokol kesehatan membawa dampak positif. Geliat ekonomi masyarakat sekitar objek wisata dan para pedagang mulai membaik meskipun belum sempurna. ”Sejak dua minggu lalu, paling ramai itu Sabtu dan Minggu. Sedangkan Senin sampai Jumat masih sepi,” katanya.

Sejak ditutup beberapa waktu lalu akibat Korona, hampir seluruh pedagang di kawasan wisata tersebut kesulitan mencari penghasilan. Heru, pria penjual suvenir mengeluh sudah empat bulan kesulitan keuangan. ”Semoga pengunjung makin meningkat. Karena toko ini nasibnya sama seperti bisnis pariwisata lain. Tidak ada wisatawan luar kota dan negeri, ya, tidak ada yang beli,” jelasnya.

Salah seorang pengunjung, Abrahamdi, menyambut antusias kawasan wisata yang kembali dibuka. Sudah dua minggu ini dirinya bersepeda ke kawasan tersebut sambil menikmati kuliner yang tersedia di sana. ”Selain bisa membantu perekonomian pedagang, juga bisa menyehatkan tubuh,” ujarnya.

Aktivitas pedagang di kawasan Pantai Ampenan juga mulai menggeliat. Lalu lintas jalan menuju pantai selalu macet, terlebih saat akhir pekan. ”Sudah dua minggu ramai terus. Pelanggan senang lihat sunset, pedagang juga senang kalau pelanggan banyak yang datang,” ujar Epi, salah satu pedagang sambil tersenyum lebar.

Sayangnya masih banyak pengunjung yang mengabaikan protokol Covid-19. Seperti tidak meggunakan masker dan tidak disiplin menjaga jarak. Hal yang ditakutkan para pedagang adalah adanya teguran dari pihak kepolisian dan gugus tugas penanganan Covid-19 ke kawasan tersebut. Hingga penutupan kembali Pantai Ampenan oleh pemerintah menjadi hal yang rawan terjadi. ”Kalau ditutup lagi karena kelalaian pengunjung, lagi-lagi tidak ada pemasukan. Padahal para pedagang tetap ikuti himbauan pemerintah,” keluhnya. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks