alexametrics
Minggu, 20 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021

Disiapkan untuk MotoGP, Ini Kekurangan Lapak UMKM di Mandalika

MATARAM-Lapak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika masih didominasi oleh pelaku UMKM sekitar kawasan itu saja. Sejatinya, lapak tersebut dibuat untuk menampung pelaku usaha se-NTB selama perhelatan MotoGP. ”Yang kita harapkan itu bukan hanya UMKM Lombok Tengah saja. Tapi semua kabupaten kota punya akses untuk bisa ditampung di sana,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma.

Dikatakan, pihak ITDC sendiri sudah bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Tengah. Mereka mempersiapkan keterisian lapak. Namun pihaknya belum mengetahui mekanisme pengelolaan dan persyaratan UMKM bisa melapak di sana.

”Lapaknya masih kurang. Jadi sementara, itu dulu yang diutamakan,” katanya.

Sisi lain, sejumlah pedagang enggan menempatinya lantaran tempatnya yang terlalu terbuka dinilai rawan dan merepotkan mereka. Ada juga anggapan lokasi yang tak terlalu ramai. Pihaknya meminta untuk mengubah desain agar lapak bisa dikunci oleh pedagang di sana. Sehingga tak perlu bolak balik membawa seluruh produk dagangannya. Hal ini dinilai kurang efektif terlebih saat ini kunjungan wisatawan pun masih terus menurun. ”Sekarang ini karena terbuka jadi minat orang berjualan berkurang, belum efektif,” paparnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti menilai, kondisi lapak UMKM di KEK Mandalika saat ini memang terlalu terbuka. Sehingga wajar jika belum banyak UMKM yang mengisi lapak-lapak tersebut. Yang mengisi pun lebih banyak UMKM di sekitar Lombok Tengah. ”Hanya dibatasi tembok sisi kiri dan kanan saja, jadi UMKM itu belum mau menempati. Kalau sudah tertutup tentu mereka akan mengisi tempatnya,” katanya. (eka/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks