alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Jelap.id, Jasa Pengiriman Lokal yang Bidik Pasar UMKM di Lombok

MATARAM–Bisnis digital yang makin berkembang, membuat jasa pengiriman barang turut terkerek. Selain pemain nasional, ada juga pebisnis lokal seperti Jelap.id.

Ini adalah bisnis yang dirintis sejak April lalu, akibat keprihatinan atas terbatasnya aktivitas masyarakat selama masa pandemi.

”Kalau swasta nasional ada JNE dan JNT, Indonesia punya Pos, Lombok punya Jelap.Id,” kata Pemilik Jelap.Id Ade Rohman, kepada Lombok Post, Rabu (29/7/2020).

Jelap.id menggandeng dua kurir untuk masing-masing kabupaten. Teknisnya, kurir akan menjemput sendiri paket ke rumah pelanggan hingga pukul 13.00 WITA. Setelahnya, barulah paket akan dikirim ke masing-masing kabupaten tujuan di hari yang sama. Tarif pengiriman paket tujuan Kota Mataram Rp 8.000. Tujuan Lombok Tengah dan Lombok Barat Rp 15.000, sedangkan Lombok Timur dan Lombok Utara Rp 20.000. Untuk wilayah terjauh, pihaknya akan bertemu di tengah-tengah kawasan pihak penerima paket.

”Untuk wilayah Lotim, maksimal bertemu di Aikmel. Loteng di Batujai, dan Loteng di Gerung. Sedangkan KLU pengirimannya hanya di Hari Rabu dengan rute terjauh bertemu di Gangga,” jelasnya.

Pihaknya juga membidik segmen pasar para UMKM. Menurutnya, selama ini perusahaan kargo lokal kebanyakan menerima paket besar atau dalam jumlah banyak. Belum ada yang memfasilitasi UMKM untuk menjual sedikit barang hingga ke kabupaten lain. Karenanya Jelap.id juga menerima pengiriman cash on delivery (COD) paket. Artinya, pihaknya yang akan membayar harga barang ke penjual terlebih dahulu. Setelah paket diterima, barulah pembeli yang akan membayar ke kurir Jelap.id. ”Sejak awal muncul, Jelap.id mendapat sambutan yang positif dari masyarakat, terutama para UMKM. Apalagi saat momen menjelang lebaran, pesanan membludak sekali. Karena larangan mudik dan akses terbatas untuk saling memberi ke sanak keluarganya yang jauh,” ujar pria asal Jakarta ini.

Dalam sehari Jelap.Id bisa menerima ratusan paket. Membludaknya pesanan, membuatnya akan memberlakukan dua layanan. Yakni paket Express untuk paket dikirim di hari yang sama. Dan paket Reguler untuk sampai di hari esoknya.

”Tujuannya untuk meningkatkan kualitas, dan pelanggan punya beragam pilihan sesuai kebutuhannya. Sekaligus menyesuaikan dengan jumlah kurir yang tersedia,” katanya.

Ia menegaskan, Jelap.Id berbeda dengan jasa kurir makanan pada umumnya. Karena pihaknya lebih fokus pada pengiriman paket berupa barang. ”Serupa tapi tak sama. Kedepannya mungkin akan kami berlakukan tapi saat ini masih proses validasi dulu,”  ujarnya.

Omzet yang diterimanya Rp 15.000.000 – Rp 20.000.00 per bulan. Namun, kata dia, sebagian besar keuntungannya terpakai untuk menutup biaya operasional bulanan. Sekaligus memaksimalkan proses perintisan usaha tersebut. Terlebih, hingga kini Jelap.Id belum pernah melakukan publikasi secara resmi. ”Seperti legalitas ke dinas dan membangun kantor perwakilan agen di masing-masing kabupaten. Juga menambah kurir dan ragam pekerjaan lainnya,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu Widya sangat mengapresiasi kehadiran para pengusaha jasa pengiriman lokal. ”Mereka membantu aktifitas suplai dan distribusi logistik terus lancar,” katanya.

Menurutnya, momen pandemi membuat pola hidup masyarakat berubah. Jasa pengiriman paket maupun makanan, dianggap sebagai solusi mengatasi masalah tersebut.

”Sangat dibutuhkan dang hasilnya sangat positif. Usaha serupa juga dapat menghidupkan beragam sektor UMKM,” ujarnya antusias. (eka/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks